DetikNews
Kamis 22 Maret 2018, 19:35 WIB

Kepala IGD Sebut dr Bimanesh Siap Tanggung 'Bola Panas' Novanto

Yulida Medistiara - detikNews
Kepala IGD Sebut dr Bimanesh Siap Tanggung Bola Panas Novanto Fredrich saat sidang (Foto: Ari Saputra-detikcom)
FOKUS BERITA: Drama Novanto di RS
Jakarta - Kepala IGD RS Medika Permata Hijau dr Michael Chia Cahaya menolak membuatkan diagnosis kecelakaan kepada Setya Novanto atas perintah Fredrich Yunadi. Michael menyebut dr Bimanesh yang akan menangung 'bola panas' itu sendiri.

Awalnya dr Michael menolak permintaan Fredrich yang memintanya menulis diagnosis kecelakaan pada Novanto. Kemudian dr Bimanesh datang menemui dr Michael pada pukul 18.30 WIB menanyakan adakah pasien kirimannya (Novanto).

Kemudian dr Bimanesh membuat sendiri surat pengantar rawat inap. Bimanesh meminta ketika Novanto datang langsung dibawa ke lantai III ruang VIP.

dr Michael mengatakan Bimanesh langsung menulis diagnosa terhadap Novanto di depannya. Dalam diagnosa itu tercantum berbagai macam penyakit komplikasi. dr Michael mengatakan penulisan diagnosa itu dilakukan sebelum Bimanesh memeriksa Novanto.



"Lalu saya bilang ke dr Bimanesh dok bisa tidak dok ini pasien ini tidak melalui IGD. Dokter Bimanesh bilang oke. Lalu dia ngambil surat keterangan harian dokter dia menulis di situ denhan diagnosa hipertensi, vertigo dan diabetes melitus," ucap dr Michael, saat bersaksi untuk terdakwa Fredrich Yunadi, di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2018).

"Kemudian dr Bimanesh ambil surat keterangan rawat inap di ruangan IGD. dr Bimanesh buat surat dengan keterangan yang sama dr Bimanesh itu tanda tangan di situ. Dia bilang nanti pasiennya langsung naikan ke ruang lantai 3 VIP," imbuhnya.

JPU KPK Takdir menanyakan lagi pada saksi, apakah ada pernyataan Bimanesh lainnya terkait peristiwa itu. Kemudian dr Michael mengatakan ada, bahwa dr Bimanesh menyebut biarkan bola panas tersebut dia tanggung.

"Ya ada, pasien kiriman saya. Kita masukan sesuai diagnosis. Saya bilang jangan lewat IGD. Pak Bimanesh bilang ini memang 'bola panas' jadi biar saya yang ambil, dia bilang nanti kalau ditanya wartawan nanti saya yang maju," kata dr Michael.



Selain itu dr Michael mengatakan dr Bimanesh mengubah diagnosa Novanto saat dia cek pada pukul 24.00 WIB. Perubahan diagnosa itu menjadi hipertensi, vertigo pasca cidera ringan dan diabetes melitus.

"Diagnosa berbeda dengan yang dr Bimanesh buat di depan saya. Ada hipertensi, vertigo pasca CKR (cidera kepala ringan) dan diabetes melitus. Perbedaanya ada di CKR nya," ujar Michael.

Pengacara Novanto, Sapriyanto Refa mengatakan mengapa dr Michael mengetahui dr Bimanesh mengubah diagnosis pada Novanto. Kemudian dr Michael menyebut karena ada petugas bagian administrasi salah membuat laporan Novanto masuk lewat IGD, seharusnya lewat dr Bimanesh langsung.



"Apakah saudara yang tak merawat bisa melihat diagnosa?" kata Sapriyanto.

"Saya melihat itu karena bagian adminission melakukan kesalahan tulis. Bagian admission melakukan kesalahan input menulis Novanto masuk lewat IGD. Saya bilang ke petugas adminsioon Gin Gin itu siapa yang tandatangan. Yang tandatangan itu adalah dr Bimanesh. Lalu dia bilang oh iya itu ada tandatangan dr Bimanesh. Dia bilang IGD padahal dia nggak pernah lewat IGD. Tapi kenapa di komputer masuk. Saya bilang ke Gin Gin itu masuknya lewat Bimanesh," ucap dr Michael.
(yld/rvk)
FOKUS BERITA: Drama Novanto di RS
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed