DetikNews
Kamis 22 Maret 2018, 17:41 WIB

Polisi-BPOM Cek Produk Kedaluwarsa dari Gudang Jakbar di Supermarket

Arief Ikhsanudin - detikNews
Polisi-BPOM Cek Produk Kedaluwarsa dari Gudang Jakbar di Supermarket Foto: Arief/detikcom
Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat bersama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta mendatangi beberapa ritel di Jakarta Barat. Hal itu untuk memastikan tidak ada lagi makanan kedaluwarsa yang dipasok distributor PT PRS yang beredar di supermarket itu.

Lokasi yang dituju adalah Food Hall di Lippo Mall Kembangan dan Jakarta Fruit Market di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dua lokasi itu merupakan salah satu lokasi beredarnya makanan dari PT PRS.

"Iya ini menjadi salah satu tempat beredarnya (makanan kedaluwarsa itu)," kata Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat AKP Erick Sitepu kepada wartawan di Food Hall Lippo Mall Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (22/3/2018).
Polisi-BPOM cek makanan kedaluwarsa di supermarketPolisi-BPOM cek makanan kedaluwarsa di supermarket Foto: Arief/detikcom

Di situ, mereka menuju rak penjualan mayones, keju, dan lainnya. Mereka mengecek makanan sekitar 30 menit. Tapi tidak ada makanan atau minuman yang disita oleh petugas.

"Setelah mendengar berita itu, mereka langsung menarik produk," ucap Erick.

Setelah itu, petugas mendatangi Jakarta Fruit Market di Kebon Jeruk. Sama seperti di Food Hal, tidak ditemukan adanya makanan dari PT PRS.

Eddy Yap, selaku Kepala Toko mengaku pihaknya memang menerima barang dari PT PRS. Beberapa barang yang diterima seperti Kraft Mayones, Kraft Berbaqiu, dan marshmellow. Namun pihaknya sudah menarik barang itu dari toko.
Polisi-BPOM cek makanan kedaluwarsa di supermarketPolisi-BPOM cek makanan kedaluwarsa di supermarket Foto: Arief/detikcom

"Sekitar dua minggu lalu, setelah ramai, kita tarik produknya. Memang produk dari mereka expirenya cepat," ucap Eddy.

Eddy mengaku selama ini belum pernah mendapat keluhan dari konsumen tentang produk impor dari PT PRS. "Belum ada yang mengembalikan produk atau ada yang salah dari produk itu," ucap Eddy.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan pengecekan ini untuk memastikan tidak ada lagi barang dari PT PRS yang beredar. Gudang milik PT PRS di Jakarta Barat menyimpan 96.080 prodak yang sudah diubah label kedaluwarsa, termasuk susu formula. "Dan untuk susu ini. Ada rencana dari pelaku, namun belum sempat beredar. Kita bisa mencegah itu tidak beredar," ucap Hengki.
(aik/mei)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed