Dua Perempuan Ancam Saksi Ledakan di Kemayoran
Rabu, 29 Jun 2005 15:47 WIB
Jakarta - Tiga dari lima saksi ledakan di Kemayoran diancam agar tutup mulut. Sang pengancam adalah dua perempuan yang belum diketahui identitasnya.Kedua perempuan itu pun diburu terkait pengejaran terhadap pelaku ledakan di Kemayoran."Selang satu jam setelah ledakan, ada dua perempuan yang mengancam tiga saksi yang sedang berada di lokasi kejadian untuk tidak memberi keterangan kepada polisi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Tjiptono.Hal itu disampaikan dia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (29/6/2005), dalam pemaparan kronologi ledakan petasan yang terjadi di Kemayoran.Lokasi kejadian persisnya di Jalan N, RT 05 RW 04, Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu dinihari (29/6/2005), pukul 03.00 WIB.Dipaparkan Tjiptono, kejadian berawal saat ada dua orang berjaket hitam mengendarai motor hitam memasuki gang Jalan N, RT 05 RW 04. Di depan rumah kosong bernomor 123 milik Tri Murti Handayani, mereka lalu memutarbalikkan kendaraan. Sesaat kemudian terdengar bunyi ledakan. Selang sejam setelah ledakan, dua perempuan datang menghampiri tiga saksi mata yang berada di tempat kejadian perkara (TKP)."Mereka meminta saksi tidak memberikan keterangan kepada polisi. Keduanya kini sedang diburu," kata Tjiptono.
(aan/)











































