DetikNews
Kamis 22 Maret 2018, 07:57 WIB

Penyerang Ulama di Kendal Waras, MUI Imbau Umat Tak Terprovokasi

Tsarina Maharani - detikNews
Penyerang Ulama di Kendal Waras, MUI Imbau Umat Tak Terprovokasi Waketum MUI Zainut Tauhid (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Penyerangan terhadap pengurus NU Kendal, Jawa Tengah, Ahmad Zaenuri dipastikan murni tindak kriminalitas. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat tidak terprovokasi dengan maraknya berita soal penyerangan terhadap ulama.

"Masyarakat harus betul-betul melakukan cross check dan tabayyun dan tidak mudah menyimpulkan. Kita percayakan penanganan pada aparat hukum," kata Waketum MUI Zainut Tauhid Sa'adi saat dihubungi, Rabu (21/3/2018).


"Masyarakat tidak usah kemudian terprovokasi," imbuhnya.

Zainut pun berharap kepolisian bisa segera mengungkap motif kejahatan yang melatarbelakangi kejadian di Kendal itu. Sebab, masyarakat butuh kejelasan agar tidak ada lagi simpang siur informasi. Selama ini, penyerangan banyak disebutkan dilakukan secara sengaja kepada para tokoh agama.

"Khawatirnya apa yang diviralkan itu tidak benar. Apa yang terjadi di Kendal itu kan penyerangnya bukan orang gila. Kepolisian harus mengungkap motif pelakunya, sehingga masyarakat tidak ada dugaan yang keliru dan bisa lebih jelas," sebut Zainut.


Saat ini, Polda Jawa Tengah telah menetapkan Suyatno alias Bogel (35) sebagai tersangka. Pelaku terancam bui 9 tahun. Kepolisian menegaskan kasusnya yaitu pencurian dengan kekerasan, bukan mengincar tokoh agama.

Bogel menyerang Zaenuri saat datang menolong iparnya, Agus Nurus Sakban. Dalam peristiwa tersebut, Agus yang hendak keluar rumah menggunakan mobil diserang oleh Bogel menggunakan golok. Zaenuri yang datang menolong langsung diserang. Pelaku kemudian ditangkap warga dan dihajar massa.


(tsa/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed