DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 21:52 WIB

Diperiksa KPK, Setya Novanto: Persiapan Sidang Besok

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Diperiksa KPK, Setya Novanto: Persiapan Sidang Besok Setya Novanto setelah diperiksa KPK, Rabu (21/3/2018). (Nur Indah Fatmawati/detikcom)
Jakarta -

Setya Novanto diperiksa KPK menjelang sidang pemeriksaan terdakwa korupsi e-KTP. Novanto mengaku ditanya soal persiapan sidang itu.

"Persiapan besok saja," ujar Setya Novanto di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (21/3/2018).

Soal persiapan sidang besok, Novanto enggan berkomentar. Dia tidak berbicara tentang materi yang akan disampaikan besok di depan majelis hakim.

"Besok, deh," ujarnya.

Saat keluar dari gedung KPK, Novanto menenteng buku hitam serta kotak makanan. Novanto menyebut kotak berisi nasi goreng itu akan diberikan kepada anggota DPR Aditya Anugrah Moha, yang juga tersangkut kasus suap terhadap hakim PT Manado.

"Nasi goreng buat si Aditya, kasihan. Buat Aditya," tuturnya.

Menurutnya, junior di partainya itu suka nasi goreng. "Iya, dia senang nasi goreng. Bawain," kata Novanto.

Selain Novanto, KPK memeriksa terdakwa kasus e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong serta keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo. Namun, mereka bungkam soal pemeriksaannya.

KPK hanya memberi konfirmasi pemeriksaan ketiganya terkait dua tersangka dugaan korupsi proyek e-KTP, yaitu Irvanto dan Made Oka Masagung.



Dalam kasus ini, KPK menyebut Irvanto diduga sejak awal mengikuti proses tender e-KTP dengan perusahaannya, PT Murakabi Sejahtera, serta mengikuti beberapa kali pertemuan di ruko Fatmawati. KPK menyebutkan, walaupun perusahaannya kalah, Irvanto menjadi perwakilan Novanto.

Irvanto juga diduga telah mengetahui ada permintaan fee 5 persen untuk mempermudah proses pengurusan anggaran e-KTP. KPK menduga Irvanto kemudian menerima uang sejumlah total USD 3,5 juta. Uang itu diperuntukkan buat Setya Novanto.

Sementara itu, Made Oka Masagung diduga sebagai pihak yang menjadi penampung dana untuk Novanto senilai total USD 3,8 juta.


(nif/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed