DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 06:46 WIB

Horor Penelanjangan Sejoli Berujung Tuntutan 7 Tahun Bui

Haris Fadhil - detikNews
Horor Penelanjangan Sejoli Berujung Tuntutan 7 Tahun Bui Foto: Pak RT Komarudin Dituntut 7 Tahun Bui (Bil-detikcom)
Jakarta - Peristiwa penelanjangan sejoli di Cikupa, Tangerang, Banten telah memasuki babak baru. Para pelaku kini telah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang.

Kasus ini bermula saat warga menggrebek kontrakan sejoli tersebut pada Sabtu, 11 November 2017 lalu karena diduga melakukan tindakan asusila. Warga yang gelap mata langsung menganiaya dan menelanjangi pasangan tersebut tanpa memberi kesempatan keduanya untuk menejelaskan apa yang terjadi.



Sejoli yang ditelanjangi itu pun berteriak dan menangis histeris. Namun bukannya berhenti, warga malah mengarak mereka sejauh 400 meter dan merekam kejadian itu serta mengunggahnya ke internet hingga viral.

Kelakuan warga tersebut diketahui aparat penegak hukum yang kemudian mendatangi lokasi. Kapolresta Tangerang saat itu, AKBP Sabilul Alif menceritakan sebelum digerebek warga, korban pria datang ke kontrakan pacarnya membawa makanan, namun tak lama warga datang dan memaksa kedua mengaku berbuat mesum.

"Dia antar makanan, ke kamar mandi sikat gigi habis itu keluar langsung ditarik suruh ngaku, kalau nggak ditelanjangi. Tapi yang jelas aslinya pakai baju," ujar Sabilul saat dimintai konfirmasi, Senin (13/11/2017) lalu.

[Gambas:Video 20detik]


"Habis itu mereka bilang ayo selfie, upload. Ada yang bilang begitu, 'ada yang mesum!'," sambung Sabilul.

Pihak kepolisian kemudian menangkap 6 orang dan menetapkan mereka menjadi tersangka. Keenamnya punya peranan masing-masing.

"Ketua RT mendatangi kontrakan korban, menggeledah kontrakan korban, membawa keluar serta menelanjangi, menyeret serta melakukan pemukulan terhadap korban," kata Sabilul, saat dikonfirmasi, Rabu (15/11/2017).

Tersangka A ikut memegang tangan dan mencekik leher korban, menyeret dan mengarak korban laki-laki. Tersangka S dan N disebut terbukti memukul kepala kedua korban dan ikut menelanjangi korban.

Aksi lainnya dilakukan tersangka I, yaitu memegangi tangan korban saat tersangka lain melakukan pemukulan. Terakhir, tersangka G yang merupakan ketua RW menampar muka sejoli itu setelah diarak dari kontrakan.

Kini, keenamnya telah dituntut hukuman di pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan keji mereka. Tuntutan jaksa terhadap keenam terdakwa tersebut berbeda antara satu dan lainnnya.

Berikut tuntutan terhadap para terdakwa:
1. Komarudin (Ketua RT), dituntut 7 tahun bui
2. Gunawan (Ketua RW), dituntut 2 tahun bui
3. Nuryadi (warga), dituntut 4 tahun bui
4. Iis Suparlan (warga), dituntut 4 tahun bui
5. Suhendang (warga), dituntut 4 tahun bui
6. Anwar Cahyadi (warga), dituntut 4 tahun bui.

Para terdakwa disebut melanggar pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, pasal 335 KUHP tentang pembiaran dan pasal 29 UU Pornografi. Keenamnya akan mengajukan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan jaksa tersebut.
(haf/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed