DetikNews
Selasa 20 Maret 2018, 13:27 WIB

Polisi Minta Komnas HAM Beri Info soal Kasus Novel

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Polisi Minta Komnas HAM Beri Info soal Kasus Novel Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom
Jakarta - Polisi tak mempermasalahkan pembentukan tim pemantau kasus penyerangan air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan oleh Komnas HAM. Tapi polisi meminta Komnas HAM memberikan informasi yang diperoleh tim pemantau.

"Lembaga lain membuat, mencari, (memberi) informasi itu tidak masalah, biarkan serahkan ke kepolisian. Nanti ditindaklanjuti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Namun Argo menegaskan tidak semua informasi akan ditindaklanjuti. Kata dia, hanya fakta hukum yang akan diproses oleh penyidik.

"Kalau itu fakta hukum, akan kita cek. Kalau asumsi, kita abaikan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, tim pemantau Komnas HAM ini memiliki waktu 3 bulan untuk membantu pengungkapan pelaku teror ke Novel. Nantinya, tim itu akan memberikan rekomendasi kepada Polri dan KPK.

Tim pemantau itu sebelumnya telah menemui pimpinan KPK. Tim tersebut diharapkan dapat membantu penyelidikan yang dilakukan kepolisian.

"Hasilnya mereka akan membantu nanti bagaimana penyidikan yang dilakukan oleh polisi," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di sela kegiatan di Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin (19/3).
(knv/mei)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed