DetikNews
Senin 19 Maret 2018, 20:27 WIB

Analisis BMKG Soal Gempa di Lebak yang Terasa hingga Jakarta

Jabbar Ramdhani - detikNews
Analisis BMKG Soal Gempa di Lebak yang Terasa hingga Jakarta Ilustrasi gempa (Foto: Zaki Alfarabi/detikcom)
Jakarta - Gempa bumi di Lebak, Banten, pada petang hari tadi dirasakan sampai Jakarta. Gempa teknonik ini masuk klasifikasi kedalaman dangkal.

"Gempa bumi selatan Jawa ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi berkedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempang Eurasia dengan mekanisme sumber sesar naik (thrust fault)," jelas Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, lewat keterangan tertulisnya, Senin (19/3/2018).


Gempa ini terjadi pada pukul 18.36 WIB pada koordinat 7,33 LS dan 105,96 BT. Titik gempa berlokasi di laut pada jarak 91 km arah barat daya Kabupaten Lebak, pada kedalaman 55 km.

BMKG sebelumnya menginformasi bahwa gempa petang tadi berkekuatan 5,2 SR. Kekuatan gempa itu lalu diperbarui.

"Hasil update analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan 4,9 skala Richter (SR)," ucap Daryono.


Guncangan gempa ini dirasakan dalam skala intensitas III-IV Modified Mercalli Intensity (MMI) di Panggarangan, Bayah, Surade, Pelabuhan Ratu, dan Cikatomas. Gempa ini menyebabkan banyak warga berlarian keluar rumah. Sedangkan di Munjul III MMI dan semua orang merasakan guncangan gempa ini.

Hingga pukul 19.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang.

Gempa ini sempat dirasakan pekerja kantoran yang berada di gedung. Gempa juga sempat dirasakan di Depok.
(jbr/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed