DetikNews
Senin 19 Maret 2018, 12:34 WIB

Kerajaan Bugis Nobatkan Raja Perempuan, Diarak di Tandu

Fauzan - detikNews
Kerajaan Bugis Nobatkan Raja Perempuan, Diarak di Tandu
Makassar - Andi Bau Dala Uleng Bau Massepe dinobatkan sebagai Datu Suppa melalui proses sakral Kerajaan Bugis Makassar di Lapangan Bau Massepe. Penobatan raja perempuan itu disambut baik masyarakat Bugis Pinrang.

"Datu Suppa Andi Bau Dala Uleng biasa juga digelari Sultana Badriyyah ini dinobatkan sebagai Datu Suppa diharapkan bisa menjadi acuan untuk penanaman akar budaya di Pinrang. Karena proses penobatan Datu Suppa kental dengan nuansa adat Kerajaan Bugis," kata salah satu warga Pinrang, Andi Ikbal, Senin (19/3/2018).
Kerajaan Bugis Nobatkan Raja Perempuan, Diarak di Tandu

Datu Suppa Andi Dala Uleng diarak dengan tandu memasuki singgasana. Hadir dalam undangan menyaksikan prosesi penobatan para raja - raja Bugis Makassar seperti Kerajaan Gowa, Bone dan Luwu. Mereka tergabung dalam raja-raja se-Nusantara

Selain dari kerajaan Bugis Makassar, hadir beberapa perwakilan dari kerajaan seantero Nusantara seperti dari Kesultanan Yogjakarta, KPH Wirayudho dari Pakualaman Yogyakarta dan dari Kesultanan Cirebon, PRA Arief Natadiningrat Sultan Sepuh XIV.

Hadir juga Gubernur Sulsel yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Propinsi Sulsel, Bupati Pinrang, Aslam Patonangi serta Ketua Tim Penggerak PKK, Andi Dewiyani Aslam yang juga merupakan kerabat Addatuang serta para pimpinan OPD. Ikut pula menghadiri para camat lingkup Pemerintah Kabupaten Pinrang dan para tamu dan masyarakat Suppa untuk mengikuti prosesi penobatan rajanya.
Kerajaan Bugis Nobatkan Raja Perempuan, Diarak di Tandu

Bupati Pinrang, Aslam Patonangi dalam sambutannya menyampaikan kepada Datu Suppa yang baru dinobatkan selamat atas penobatan ini. Aslam juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pinrang sangat mendukung kelestarian budaya khususnya tentang Addatuang Suppa.

"Kita bisa merasakan kebebasan seperti sekarang ini salah satunya berkat jasa kerajaan Suppa dalam melawan penjajah," ujar Aslam.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed