"Belum buka total, tapi motor udah bisa lewat atas (jembatan). Nggak nyebrang sungai lagi," kata pembaca detikcom, Bambang Aribowo, saat dihubungi, Jumat (16/3/2018).
Jembatan yang menghubungkan daerah Parung dan Rumpin ini rusak sejak seminggu yang lalu. Kerusakan ini diduga karena kendaraan tonase besar yang sering melintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari gambar yang diterima, tampak bekas jembatan tersebut sudah ditutup semen. Karena coran semen masih basah, disediakan jembatan kecil untuk jalur sepeda motor melintas.
Sebelum diperbaiki, pengemudi mobil harus mengambil rute lain. Sementara, bagi pengendara sepeda motor, banyak yang menggunakan jasa warga sekitar untuk menyeberangi Sungai Cisadane tersebut. Pengemudi beserta sepeda motor mereka akan diseberangkan menggunakan rakit atau getek yang dibuat dari bambu.
"Nah, getek itu dibuat warga sekitar. Saya pernah coba, deg-degan. Arusnya deras. Sebenarnya bahaya juga. Rakitnya juga cuma dari bambu. Sekali rute, motor bebek bisa 3 motor," tuturnya.
(jbr/imk)











































