DetikNews
Rabu 14 Maret 2018, 15:12 WIB

Belajar dari Kasus Adelina, Kapolri Minta Tingkatkan Operasi TPPO

Audrey Santoso - detikNews
Belajar dari Kasus Adelina, Kapolri Minta Tingkatkan Operasi TPPO Foto: Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Agung Pambudhy-detikcom)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menekankan kepada jajaran Bareskrim untuk menangani kasus perdagangan orang di Nusa Tenggara Timur (NTT). Perdagangan orang di NTT kembali menjadi perhatian setelah tenaga kerja wanita (TKW) Adelina Lisao tewas di Penang, Malaysia.

"Saya memberikan penekanan betul kepada Bareskrim, terutama untuk masalah jaringan perdagangan orang yang melibatkan masyarakat di NTT," kata Tito dalam rapat dengan Komisi III DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).

"Ini yang menjadi isu terkini. Kemarin juga ada korban yang bekerja di negara tetangga, ada yang meninggal. Tindakan hukum sudah dilakukan oleh negara sahabat kita kepada pelakunya," sambung Tito.


Tito menyampaikan kasus Adelina jadi pemicu untuk lebih meningkatkan operasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO), terutama di NTT.

"Peristiwa ini juga kembali men-triger penekanan kita untuk melakukan Operasi TPPO, human traficking, terutama di NTT," ujar Tito.


Tito menyampaikan selama periode 2014 hingga 2018, Polri telah menangani 539 kasus TPPO dengan 758 orang tersangka.

Adelina Lisao diduga korban sindikat perdagangan orang di NTT. Adelina adalah warga Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS), NTT. Adelina menjadi tenaga kerja wanita (TKW) dengan prosedur yang ilegal.


(aud/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed