DetikNews
Rabu 14 Maret 2018, 13:32 WIB

Cerita Kapolri Diajak Selfie dan Fotonya Dijadikan Atribut Kampanye

Audrey Santoso - detikNews
Cerita Kapolri Diajak Selfie dan Fotonya Dijadikan Atribut Kampanye Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan dirinya sudah memerintahkan seluruh jajaran untuk bersikap netral pada Pilkada 2018. Tito menegaskan seluruh anggota Polri tak boleh mendukung pasangan calon kepala daerah manapun bahkan melakukan swafoto (selfie) bersama peserta pilkada.

"Kapolri sudah memerintahkan kepada jajaran untuk bersikap netral dan tidak mendukung paslon manapun juga. Bahkan sangat detil di sana, ber-selfie pun tidak boleh," kata Tito dalam rapat dengan Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).


Terkait hal tersebut, Tito menyelipkan cerita dirinya pernah berfoto dengan seorang peserta pilkada. Tito tak menyebutkan siapa nama orang yang dia maksud dan kapan peristiwa itu terjadi.

Tito mengatakan peserta pilkada itu kemudian mencetak foto mereka dan memajang di daerahnya sebagai salah satu atribut kampanye.


"Tidak tahu kalau seandainya tidak sengaja, mungkin ada orang datang, nggak ngerti polisinya kalau ini paslon, tiba-tiba foto. Karena saya juga mengalami, saya nggak ngerti, ada acara di Bidakara, para pimpinan daerah semua pengen ada yang berfoto, saya lewat diajak foto," ujar Tito.

"Ternyata fotonya muncul di satu daerah bersama yang bersangkutan. Mungkin dianggap saya mendukung padahal saya tidak mengerti karena itu foto di tempat publik," sambung dia.


Dalam situasi demikian, Tito berharap adanya maklum dari masyarakat. "Mungkin difoto itu di-croping juga. Jadi mohon dimaklumi. Posisi Polri sangat netral dan Panglima TNI (Marsekal Hadi Tjahjanto) juga sejalan," tambah Tito.
(aud/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed