DetikNews
Senin 12 Maret 2018, 10:05 WIB

Komisi I Berniat Datangi Lokasi Kecelakaan Tank di Purworejo

Jabbar Ramdhani - detikNews
Komisi I Berniat Datangi Lokasi Kecelakaan Tank di Purworejo Salah seorang kerabat korban menunjukan foto pelajar PAUD yang sedang menaiki Tank milik TNI sebelum tenggelam di Purworejo, Jateng, Sabtu (10/3) (Foto: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/pras/18.)
Jakarta - Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan duka cita atas peristiwa kecelakaan tank di Purworejo, Jawa Tengah. Dia berharap peristiwa ini tak terulang lagi.

"Atas peristiwa ini kepada prajurit yang gugur dan guru yang meninggal saya menyampaikan duka cita mendalam. Saya harap ada investigasi mendalam kenapa terjadi. apakah faktor alam atau apa, harapan saya tak terulang lagi," kata Abdul Kharis saat dihubungi, Minggu (11/3/2018).


Abdul berpendapat, kegiatan mengikutsertakan anak PAUD dan TK menumpangi kendaraan tempur (ranpur) sebagai bagian mendekatkan diri TNI kepada masyarakat. Upaya mendekatkan diri TNI kepada masyarakat menurutnya sudah terjadi sejak lama.

"TNI mendekatkan diri ke masyarakat kan sudah lama. Dahulu kita kalau mau ada acara outdoor sering minta instruktur dari TNI, pinjam alat seperti tenda dari TNI, juga pinjam truk untuk angkutan," ujarnya.


"Terkait acara ini mungkin tujuannya mendekatkan tentara dengan anak TK. Saya yakin tujuannya baik. Hanya mungkin perlu dipersiapkan peralatan dan keamanannnya. Karena ini untuk masyarakat," sambung politikus PKS ini.

Dia mengatakan Komisi I dalam waktu dekat akan mendatangi lokasi kecelakaan tank yang terperosok ke aliran Sungai Bogowonto, Sabtu (10/3) siang. Komisi I berencana mendengar penjelasan dari Yonif Mekanis Raider 412/6/2 terkait peristiwa tersebut.


"Kami berencana ke sana lakukan kunjungan. Komisi ada rencana, Kamis ke sana. Atau waktunya kita bahas lagi. Kita ingin dengar dari mereka seperti apa," ujar Abdul.

Dalam insiden ini mengakibatkan satu personel TNI AD, Pratu Randi Suryadi, dan Ketua Yayasan TK Ananda, Iswandari, meninggal dunia. Pihak Kostrad sedang menginvestigasi insiden ini. Pihak Kostrad juga menyatakan siap bertanggung jawab dan menyampaikan bela sungkawa terhadap keluarga korban dan masyarakat terkait insiden ini.
(jbr/aik)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed