"Indonesia tidak boleh menjadi 'Police State', dalam arti memiliki mentalitas dan mindset yang hanya mengedepankan, dan terlalu mudah menjatuhkan hukuman dan sanksi," ujar AHY dalam pidatonya di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/3/2018).
AHY menilai kerukunan dan hubungan baik antar sesama elemen masyarakat beberapa tahun terakhir ini mulai tergerus. Untuk pemerintah perlu memperkuat dan memulihkan kembali hubungan tersebut.
"Pemerintah harus bisa mengayomi dan mempersatukan rakyatnya, jangan sebaliknya, justru memisahkan mereka dengan narasi dan tagline apapun," katanya.
"Negara harus melindungi kaum minoritas, tanpa menomor-duakan kaum mayoritas," imbuhnya. (nvl/fjp)











































