Hari Darmawan Pendiri Matahari, Guru Rendah Hati Ritel Nasional

Indra Komara - detikNews
Minggu, 11 Mar 2018 02:30 WIB
Foto: Farhan/detikcom
Jakarta - Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) menyampaikan duka cita atas tewasnya pendiri Matahari Department Store Hari Darmawan. Hari dinilai sebagai tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam dunia retail Indonesia.

"Beliau akan selalu dikenang atas perannya dalam memajukan retail Indonesia termasuk suplier-supliernya," kata Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu (11/3/2018).


Hari, menurut Budihardjo, adalah sosok pengusaha hebat. Sejak kecil Hari dikenal sebagai anak yang tekun dan selalu ingin menjadi pemenang.

"Dia guru sekaligus mentor yang rendah hati, visioner, bijaksana dan sangat sosial yang memiliki karakter pengusaha hebat. Semoga kami dapat meneruskan perjuangan beliau untuk memajukan ritel di tanah air," tutur Budihardjo.

Hari Darmawan ditemukan tewas di Sungai Ciliwung wilayah Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jenazah Hari diangkat dari sungai pukul 06.30 WIB Sabtu (10/3) pagi setelah terbawa arus sepanjang 100 meter.


Informasi tersebut disampaikan dalam keterangan resmi Taman Wisata Matahari (TWM) yang dikirim Sekretaris Dinas BPBD Kabupaten Bogor Budi Pranowo kepada detikcom, Hari diduga terjatuh dari vilanya.

Kondisi jenazah Hari saat ditemukan terdapat luka lebam di sekujur tubuhnya termasuk pada bagian kepala. Meski terdapat luka, pihak keluarga enggan melakukan autopsi terhadap jasad Hari. keluarga yakin luka yang dialami pemilik Tamah Wisata Matahari (TWM) hal yang normal.

"Proses autopsi tidak dilakukan karena permintaan keluarga," kata Marketing and Creative Manager Taman Wisata Matahari (TWM) Ilham Fadjriansyah. (idn/dnu)