Pilgub Sumut 2018

Sultan di Sumut Tepung Tawari Cagub Edy Rahmayadi

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 09 Mar 2018 15:10 WIB
Sultan di Sumut Tepung Tawari Cagub Edy Rahmayadi (Foto: dok. Timses Eramas)
Jakarta - Cagub Sumatera Utara Edy Rahmayadi di-tepung tawari oleh para Sultan di Sumatera Utara. Prosesi ini menjadi simbol penyambutan dan doa memohon keselamatan kepada Edy.

Istri Edy, Nawal Lubis ikut mendampingi suaminya menjalani prosesi tepung tawari di Masjid Azizi Tanjung Pura Langkat. Sultan yang melakukan prosesi ini di antaranya Sultan Langkat Tuanku Azwar Abdul Djalil Rahmatshah Al Hajj, Sultan Deli Tuanku Aria Mahmud Lamanjiji, Sultan Serdang yang diwakili oleh Datuk Adil Azas Abraham.

"Kita tepung tawari, agar beliau (Edy Rahmayadi) semangatnya tetap ada. Mudah-mudahan niat baiknya untuk Sumatera Utara diridhai oleh Allah," kata Sultan Langkat Tuanku Azwar Abdul Djalil Rahmatshah Al Hajj dalam keterangan tertulis dari Timses Eramas, Jumat (9/3/2018).


Makna tepung tawar ini merupakan adat Melayu yang secara simbolis bertujuan mengharapkan berkah dan keselamatan kepada orang yang ditepung tawari.

"Kalau orang Melayu bilang 'menjemput semangat'. Mari kita doakan untuk kesuksesan Datuk Laksamana Nara Diraja Edy Rahmayadi kita ini. Semoga yang terbaik yang diberikan kepadanya" ucap Tuanku Azwar Abdul Djalil Rahmatshah Al Hajj.

 Sultan di Sumut Tepung Tawari Cagub Edy Rahmayadi Sultan di Sumut Tepung Tawari Cagub Edy Rahmayadi Foto: dok. Timses Eramas

Di lokasi yang sama, Sultan Serdang yang diwakili Datuk Adil Azas Abraham, juga memanjatkan doa untuk kesuksesan cagub nomor urut 1 ini.

"Tepung tawar ini bukan karena beliau mencalonkan sebagai Gubernur Sumatera Utara, tetapi untuk mendoakan atas kesehatan, keselamatan, dan kesuksesan beliau (Edy Rahmayadi)," ucap Datuk Adil Azas Abraham.

Dalam sambutannya, Edy mengaku terharu mendapatkan prosesi tepung tawari ini. Dia mengaku sedari kecil bercita-cita untuk mendapatkan tepung tawari.

"Tuan dan puan sekalian, saya mau jujur bahwa untuk ditepung tawari di sini, merupakan cita-cita saya sejak kecil," ungkap Edy yang disambut tawa hadirin.

Mantan Pangkostrad ini mengaku butuh pengorbanan besar dengan melepas pangkat dan jabatannya untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginannya sejak dulu.

"Tak semudah tuan dan puan lihat, saya harus melamar menjadi orang nomor satu di Sumut ini, baru saya bisa di tepung tawari di sini," ujarnya.

Hadir pada acara tersebut Tuan Guru Besilam Syekh Haji Hasyim Al Syarwani, Datok Johan Perkasa Bachtiar Jaffar, Datuk Besitang H.Ok M. Yusuf Khalid, Ketua Mabmi H. Syamsul Arifin, dan juga para pejabat tinggi lainya.

Untuk diketahui Edy mendapatkan gelar Datuk Laksamana Nara Diraja dari Sultan Asahan. Gelar itu dianugerahkan pada prosesi adat Melayu usai acara penutupan TMMD Ke 99 TA. 2017 Kodim 0208/Asahan, di Lapangan Sutan Abdul Jalil Rahmadsyah, Tanjung Balai Kab. Asahan, Rabu (2/8/2017).

(ams/tor)