DetikNews
Kamis 08 Maret 2018, 13:35 WIB

Cabuli Keponakan Pakai Pensil, Perempuan di Aceh Diciduk

Agus Setyadi - detikNews
Cabuli Keponakan Pakai Pensil, Perempuan di Aceh Diciduk Foto: Andhika Akbarayansyah
Aceh - Seorang perempuan muda di Banda Aceh berinisial SS (28) ditangkap karena mencabuli keponakan yang masih berusia tujuh tahun dengan menggunakan pensil dan lidi. Tersangka sudah beberapa kali melakukan aksinya di kamar korban.

Tersangka SS dihadirkan saat konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (8/3/2018). Dia mengenakan baju tahanan warna oranye dan menutup wajah dengan jilbab. SS terlihat menangis terisak-isak saat polisi menjelaskan kronologis yang dilakukan tersangka.

Kanit PPA Satreskrim Polresta Banda Aceh, Ipda Septia Intan Putri, mengatakan, tersangka mencabuli korban dengan memasukkan pensil dan lidi ke dalam kemaluan korban. Kejadian pertama terjadi pada 2016 silam ketika korban sedang tidur di dalam kamarnya.

"Kejadian mulai dari 2016 dan tersangka sudah beberapa kali melakukan pencabulan terhadap korban. Tersangka dan korban tinggal satu rumah di Banda Aceh," kata Septia kepada wartawan.

Pada saat kejadian pertama, tersangka SS melihat korban sedang terlelap tidur di rumahnya. Di kemudian menjalankan aksinya dan korban terkejut. Dia lalu meminta korban agar tidak menceritakan kejadian yang dialaminya dan tersangka mengaku akan memberi korban uang.

Kasus ini terungkap setelah orang tua korban melihat ada perubahan perilaku anaknya. Saat itu, ibu korban curiga ketika memanggil anaknya tapi tidak ada jawaban. Setelah diintip, ternyata korban sedang memasukkan sesuatu dalam kemaluannya.

"Ibunya curiga dan kemudian mendesak korban untuk bercerita. Ibu korban selanjutnya membuat laporan ke polisi," jelas Septia.

Usai mendapat laporan, polisi bergerak. Pelaku akhirnya berhasil diciduk di rumah korban sekitar dua minggu lalu. Tersangka mengaku mencabuli keponakannya untuk melampiaskan nafsunya.

"Kondisi korban sekarang trauma. Kita juga sudah bawa korban ke psikolog untuk pengembalian ke kondisi semula," ungkap Septia.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed