NasDem: Diskresi PKL di Trotoar Tidak Tepat, Jangan Merusak

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Jumat, 02 Mar 2018 15:36 WIB
Bestari Barus Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan bisa menerapkan diskresi terhadap penataan PKL di trotoar Melawai, Jakarta Selatan. Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta mengkritisi hal ini.

"Setahu saya diskresi gubernur atau wali kota, bupati, untuk tujuan yang darurat, mendesak, ada bencana dan sebagainya. Diskresi itu untuk bencana," kata Ketua Fraksi Nasdem Bestari Barus saat dihubungi, Jumat (2/3/2018).

Bestari khawatir bila PKL diberi diskresi terhadap trotoar akan berimplikasi kesemrawutan di wilayah lain. Dia khawatir nantinya PKL berjualan di trotoar di kawasan ring 1 Jakarta.


"Mungkin di depan Istana nanti boleh ya. Gimana kalau nanti di depan kantor gubernur," jelasnya.

PKL di Trotoar Melawai, Jakarta SelatanPKL di Trotoar Melawai, Jakarta Selatan Foto: Agung Pambudhy

Bestari menganggap diskresi terhadap PKL bukan sesuatu yang mendesak. Dia ingin Pemprov DKI Jakarta mencari alternatif lain terkait penataan PKL yang jualan di trotoar.


"Saya kira ini bukan jalan yang tepat untuk diadakan (diskresi). Harus dicari model lain lah. Jangan merusak apa yang dilakukan pendahulu untuk menertibkan Jakarta. Bagaimana kota yang maju ditandai dengan menjamurnya PKL di mana-mana tidak terkendali," paparnya.

Sebelumnya, Sandi mengatakan PKL yang jualan di trotoar Melawai dibutuhkan warga. Sandi mengatakan tugas Satpol PP memang menegakkan aturan untuk menertibkan PKL, tapi tetap ada diskresi.

Sandi tetap memperbolehkan PKL di trotoar Melawai untuk sementara sampai nantinya direlokasi jika sudah ada tempatnya.

PKL di trotoar Jalan Asia-Afrika, Senayan, Jakarta.PKL di trotoar Jalan Asia-Afrika, Senayan, Jakarta. Foto: Zunita/detikcom

"Memang tugas Satpol menegakkan perda (soal PKL). Dan ada diskresi yang harus kita buat. Karena ini ada 75 lapangan kerja kali dua. Paling nggak ada 150 lapangan kerja yang kita ingin selamatkan di sini," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (28/2).


Sandi mengatakan penataan PKL tetap harus memperhatikan kenyamanan pejalan kaki. Dia akan memastikan fungsi trotoar tidak terganggu meski trotoar dipakai PKL.

"Kuncinya adalah kita tetap menghadirkan jalan yang bisa memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki di sini. Kita juga bagaimana bisa mendorong supaya fungsi badan jalan tidak terganggu," jelasnya.

Sandi telah memerintahkan jajarannya mencari tempat baru untuk PKL yang berjualan di trotoar kawasan Melawai. Dia ingin para PKL tetap bisa menjual makanan atau barang-barang yang dibutuhkan para karyawan yang bekerja di kawasan tersebut.


Sandi juga akan berkomunikasi dengan pemilik gedung di sekitar Melawai. Dia ingin para pemilik gedung mau menampung PKL agar tidak jualan di trotoar. (hri/fjp)