Pemprov DKI akan Pasang Mesin Tap OK Otrip di Tanah Abang

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Rabu, 28 Feb 2018 16:50 WIB
Mesin tap OK Otrip. (Ibnu/detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akan segera menerapkan program OK Otrip pada angkot di Tanah Abang. Mesin tap OK Otrip akan dipasang secara paralel di kawasan Tanah Abang.

"Ya paralel. Jadi begitu deal jalan, begitu deal jalan. Nggak nungguin semuanya, begitu (ada angkot) yang siap operasi," kata Direktur Utama TransJakarta (TransJ) Budi Kaliwono di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018).

Sistem paralel dilakukan dengan memasang mesin tap kepada para pengusaha angkot yang sudah setuju dengan penerapan OK Otrip. Budi mengatakan masalah di OK Otrip bukan terkait dengan jumlah kilometer. Menurutnya, OK Otrip dibuat untuk mengurangi kemacetan di Tanah Abang.

"Nggak ada masalah itu kan, kan kemarin sudah dijelaskan pada saat pertemuan TransJakarta bukan mau bikin gede, bikin kecil. Lihat aktualnya aja bagaimana," jelasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengajak sopir angkot di Tanah Abang bergabung dengan OK Otrip. Bila bergabung, sopir angkot bisa mendapatkan penghasilan Rp 3,6 juta per bulan.

"Satu armada ada 2 sopir, gajinya (masing-masing) Rp 3,6 juta plus BPJS dan bekerja hanya 8 jam. Kan 1 mobil 2 jam (shift), 05.00-13.00 WIB dan 13.00-22.00 WIB," ujar Kadishub DKI Andri Yansyah kepada wartawan setelah meninjau lokasi penataan Tanah Abang, Jumat (26/1).


Program OK Otrip ditawarkan Pemprov dalam pertemuan dengan para sopir. Tawaran ini, menurut Andri, direspons dengan baik.

"Alhamdulillah dari seluruh sopir yang hadir, semuanya sopir menyambut baik program OK Otrip karena jaminan penghasilannya dijamin pemerintah atau negara," sambungnya. (fdu/nvl)