Ini Alasan PKL di Melawai Nekat Pasang Spanduk 'OK OCE'

Audrey Santoso, Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Selasa, 27 Feb 2018 16:52 WIB
Foto: Dyah Paramita Saraswati/detikcom
Jakarta - PKL di wilayah Melawai, Kebayoran Baru, berjualan di trotoar dengan memasang spanduk OK OCE. Mereka merasa tak dilarang.

Salah seorang pedagang, Bahsan (58), menceritakan alasan para PKL memasang spanduk OK OCE. Bahsan mengatakan itu wujud rasa senang mereka karena diperbolehkan kembali berdagang di trotoar di Jl Aditiwarman I.

"Sebelumnya dua minggu lebih nggak boleh dagang di sini. Kita kan kemarin-kemarin dagangnya di (badan) jalan, karena kalau mau pasang tenda paten nggak boleh," kata Bahsan kepada wartawan, Selasa (27/2/2018).


Selama dua pekan dilarang, menurut Bahsan, pihak PKL dan kelurahan berdiskusi untuk mencari jalan keluar atas permasalahan itu. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pun, klaim Bahsan, tahu permasalahan mereka.

"Pak Sandi waktu itu sudah ke sini. Kan dia sering lari-lari (joging) lewat sini, nah dia lihat. Katanya mau nggak diseragamin pakai tenda (yang bisa dicopot-pasang) ini, tapi jangan di jalan jualannya," terang Bahsan.

"Ya kita mau. Jadi pasang spanduk OK OCE di tenda itu ekspresi kami senang. Karena kami dukung pemerintahan Anies-Sandi," lanjut Bahsan.


Sandiaga, yang diminta konfirmasi soal pengakuan Bahsan, membantah. Dia mengatakan belum ada program penataan PKL di Melawai oleh OK OCE.

"Menurut saya itu, kita perlu lihat, karena OK OCE tidak pernah punya program di daerah Melawai," kata Sandiaga kepada wartawan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, hari ini.

[Gambas:Video 20detik]


Soal pengakuan Bahsan bahwa Sandiaga pernah melihat lokasi mereka dan menawarkan penataan, Sandi mengatakan hal itu mungkin saja. Namun dia tak ingat jelas.

"Iya, kalau saya sih lari hampir setiap hari. Cuma Senin sama Kamis aja yang nggak lari. Dan ketemu orang banyak sekali, OK OCE, OK OCE, saya bilang ayo gabung OK OCE. Mungkin mereka bagian yang pernah terekspos, tapi belum terjaring teman-teman di Kecamatan Kebayoran Baru, kan itu Melawai. Jadi nanti saya tanya sama, Pak Rohman Camat Kebayoran Baru, apakah mereka sudah tersentuh," papar Sandi. (bar/tor)