DetikNews
Selasa 27 Februari 2018, 11:10 WIB

Mengintip Gaji Jokowi-JK

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Mengintip Gaji Jokowi-JK Foto: Rina Atriana/detikcom
Jakarta -

Pilpres 2019 semakin dekat, kursi presiden dan wapres kembali diperebutkan. Tak jarang yang bertanya sebenarnya apa hak dasar presiden dan wakil presiden, misalnya tentang gaji. Seberapa besar gaji keduanya?

Gaji pokok dan uang kehormatan pimpinan lembaga tinggi negara diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah No 75 Tahun 2000. Peraturan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 4 September 2000 oleh Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid.

Berdasarkan aturan tersebut, penghasilan yang diterima Jokowi sebagai Presiden RI berasal dari gaji pokok ditambah tunjangan jabatan, Rp 30.240.000 + Rp 32.500.000, sebesar Rp 62.740.030. Sedangkan Wakil Presiden JK setiap bulan mendapat Rp 42.160.000 dari gaji pokok plus tunjangan, Rp 20.160.000 + Rp 22.000.000. Penghasilan Presiden dan Wapres itu belum mengalami kenaikan hingga saat ini.

Apakah gaji Jokowi-JK itu cukup tinggi? Mari bandingkan gaji keduanya dengan gaji pimpinan lembaga negara.

Ternyata gaji pokok tertinggi pejabat negara diperoleh Ketua DPR, MA, dan BPK, yakni sebesar Rp 5.040.000 per bulan. Hal itu disebutkan dalam Pasal 1 huruf a. "Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Ketua Dewan Pertimbangan Agung, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, dan Ketua Mahkamah Agung adalah sebesar Rp 5.040.000 (lima juta empat puluh ribu rupiah) sebulan," demikian bunyi dalam peraturan tersebut.

Sementara itu, di huruf b disebutkan gaji Wakil Ketua MPR, Wakil Ketua DPR, Wakil Ketua DPA, Wakil Ketua BPK, Wakil Ketua MA, dan Wakil Ketua MPR yang tidak merangkap Wakil Ketua DPR sebesar Rp 4.620.000 per sebulan. Dalam huruf c disebutkan gaji Ketua Muda Mahkamah Agung sebesar Rp 4.410.000 per bulan. Huruf d berbunyi gaji anggota DPR, anggota DPA, anggota BPK, dan hakim anggota MA sebesar Rp 4.200.000 per bulan.

Di pasal 2 disebutkan besarnya uang kehormatan bagi anggota MPR yang tidak merangkap anggota DPR sebesar Rp 1.750.000 per bulan. Di luar gaji pokok, tentunya para pejabat negara ini masih mendapatkan tunjangan yang jumlahnya tidak sedikit.

Nah, bicara soal gaji, detikcom punya program 'gaji double'. Kamu mau bonus 1 kali gaji dari detikcom? Syaratnya gampang banget. Kamu cuma perlu isi form berisi identitas kamu, ceritakan apa kebutuhan mendesakmu dan gajimu bakal didobelin. Baca syarat dan ketentuan lengkapnya di sini.


(van/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed