Tanggapi Keresahan Al-Khaththath, Djarot: Ahok Nggak Mau Pilpres

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Senin, 26 Feb 2018 19:21 WIB
Foto: Fuad Hasim/detikcom
Jakarta - Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al-Khaththath mengaku khawatir Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bisa maju di Pilpres 2019 karena sedang mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung atas kasus penistaan agama. Mantan pasangan Ahok di Pilgub DKI 2017, Djarot Saiful Hidayat, menyebut rekannya itu tak akan berpolitik lagi.

"Pak Ahok itu sama aku, aku udah lama nggak ketemu sama dia. Udah lama. Dia nggak mau pilpres itu," ujar Djarot saat bertandang ke kantor detikcom, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).


Djarot mengatakan Ahok bahkan enggan masuk partai politik. Ahok juga disebut Djarot hanya ingin membantu dirinya di dunia politik.

"Nggak (mau masuk partai). Jadi dia (Ahok) bilang, 'Udah, aku datang aja, Mas aja ya, nanti aku bantu.' Wah, terima kasih," sebut Djarot.


Djarot juga menanggapi kemungkinan PDIP menggaet Ahok jadi cawapres di Pilpres 2019. Menurutnya, tak ada pembahasan soal itu.

"Oh masih jauhlah," katanya.

Al-Khaththath mempertanyakan tujuan diajukannya PK Ahok. Ia khawatir, jika PK Ahok dikabulkan, akan ada peluang Ahok melenggang ke 'Istana'.

"Sebab gini, yang saya dengar dari ahli hukum, kalau Ahok ini dikabulkan PK-nya, berarti dia akan dibebaskan dengan status bukan tahanan dan bukan narapidana. Itu akan melenggang ke Istana," ungkap Al-Khaththath. (gbr/fjp)