Buka Rapimnas Institut Lembang 9, JK Bicara Tahun Politik

Seysha Desnikia - detikNews
Senin, 26 Feb 2018 12:23 WIB
Foto: Wapres JK membuka Rapimnas Institut Lembang Sembilan. (Seysha-detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membuka rapat pimpinan nasional (rapimnas) Institut Lembang Sembilan. JK berbicara tentang tahun politik.

Rapimnas digelar di Hotel Aryaduta, Jalan Prajurit KKO Usman, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2018). JK mengulas tentang politik yang sering dikaitkan dengan agama.

"Mengenai politik, itu akan datang tahun politik, buat saya tiap tahun adalah tahun politik. Pengalaman kita 3 kali pilkada serentak, tidak ada apa-apa," papar JK


JK menyoroti perbedaan agama antar pasangan calon dalam pilkada. Menurutnya, tidak ada masalah dengan perbedaan tersebut.

"Di daerah yang agama sama itu selalu yang menang yang punya harmoni. Di Maluku pemimpin Islam wakilnya non-Islam," kata JK

"Begitu juga semua partai tak ada lagi pola ideologi nasional. Coba lihat Jawa Timur, semua calon NU nomor satu, wakilnya nasional. Jateng calon pertama nasional, di Jakarta juga dulu begitu," ujarnya


JK juga berpendapat tidak ada permasalahan agama dalam pilkada DKI Jakarta. Sebab, menurutnya, umat Islam juga ada yang mendukung Ahok.

"Banyak orang kira DKI pecah karena agama. Saya bilang tak ada masalah agama dalam hal memilih. Di Jakarta Islamnya 80 persen. Anies tak didukung 80 persen hanya 53 persen. Ahok non-Islam didukung 43 persen. Non-Islam di Jakarta sekitar 20%," papar JK

Karena itu, menurut JK, tidak ada peranan mutlak faktor agama dalam pilihan di pilkada.

"Tidak ada suatu peranan agama mutlak. Dari sisi itu insyaallah tak seperti negara lain ada pola nasional. Tapi akhirnya polanya siapa yang lebih pantas elektabilitas tinggi," sambungnya.

(idh/idh)