DPR Panggil Kapolri Soal Cikeas
Jumat, 24 Jun 2005 15:52 WIB
Jakarta - Pembangunan sarana Polri di Cikeas mengejutkan DPR. Merasa dilangkahi, para wakil rakyat pun akan meminta klarifikasi Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar. "Saya minta komisi terkait (Komisi III DPR) untuk menanyakan langsung dan memanggil mereka agar memberikan klarifikasi. Saya baru tahu setelah membaca koran," tandas Ketua DPR Agung Laksono di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/6/2005).Pembangunan sarana Polri di Cikeas, kata Agung, patut disesalkan. Pasalnya, belum ada satu pun pemberitahuan yang mampir ke meja DPR. "Kita sesalkan karena DPR tidak diberitahu. Saya akan cek dulu, apakah betul belum dilaporkan kepada DPR dan panitia anggaran," tutur Agung.Politisi Golkar ini meminta Polri buka-bukaan dalam kasus ini. "Kepolisian harus memberitahukan apa pun dalihnya. Bukan hanya fungsi, tetapi proses pembangunan. Apa menggunakan dana hibah atau pinajaman atau APBN," ungkap dia.Selain itu, lanjutnya, klarifikasi Kapolri sangat dibutuhkan mengingat pembangunan lapangan terbang butuh persyaratan dan penelitian."Kalau itu milik kepolisian dan menggunakan dana APBN harus diinventarisir. Tetapi, kalau dari dana hibah ya tetap harus diberitahukan pada DPR dan Menkeu," imbau Agung.Sebelumnya, sarana di Cikeas disebut sebagai lapangan udara. Tapi Polri menyanggahnya. Polri menyebut sarana yang menempati lahan 50 hektar itu adalah Pusat Latihan Multifungsi Polri.
(aan/)











































