DetikNews
Kamis 22 Februari 2018, 18:41 WIB

Abraham Samad Nilai Perlu Pengamanan Berlapis untuk Penyidik KPK

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Abraham Samad Nilai Perlu Pengamanan Berlapis untuk Penyidik KPK Eks Ketua KPK Abraham Samad (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Mantan Ketua KPK Abraham Samad menilai perlu adanya pengamanan berlapis untuk penyidik KPK. Menurutnya, pengamanan di KPK saat ini cenderung minimalis.

"Seharusnya begitu ya (ada pengamanan berlapis untuk penyidik). Karena saya lihat pengamanan di KPK agak minimalis. Oleh karena itu, menurut saya, negara harus hadir," kata Samad di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

Hal ini disampaikan Samad menyusul kepulangan Novel ke Indonesia. Novel, yang merupakan penyidik senior KPK, diserang dengan air keras di sekitar rumahnya pada 11 April tahun lalu.


Sejak saat itu mata Novel mengalami kerusakan hingga harus menjalani perawatan di Singapura. Serangan ini juga dianggap sebagai serangan terhadap institusi pemberantas korupsi, KPK.

Samad berpendapat negara harus bisa memberikan perlindungan dan jaminan terhadap orang-orang yang memberantas korupsi. Jika tidak, lanjutnya, agenda pemberantasan korupsi bisa terganggu.

"Kalau pemberantasan korupsi terganggu, yang menang adalah koruptor. Kita tidak mau koruptor itu menang, mengalahkan Republik ini," kata Samad.


Selain itu, Samad mendorong pimpinan KPK memberi ruang kepada Novel untuk tetap bekerja sebagai penyidik. Sebab, kondisi Novel, dikatakan Samad, bukan alasan kemampuan Novel sebagai penyidik senior menjadi tidak difungsikan.

"Kita sangat berharap kepada pimpinan KPK untuk tetap memberi ruang seluas-luasnya kepada Novel untuk tetap bekerja sebagai penyidik. Karena ada situasi yang dihadapi saat ini, beliau masih sakit, tetapi bukan berarti itu tidak bisa difungsikan. Tapi itu justru menyemangati teman-teman lain," tuturnya.
(nif/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed