DetikNews
2018/02/22 05:42:25 WIB

Menagih Janji Jokowi dan Polri Usut Tuntas Kasus Novel Baswedan

Rina Atriana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Menagih Janji Jokowi dan Polri Usut Tuntas Kasus Novel Baswedan Ilustrasi kasus Novel Baswedan (Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono)
Jakarta - Presiden Joko Widodo tahu mengenai musibah yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan tak lama setelah kejadian. Juru Bicara Presiden Johan Budi yang langsung melaporkan hal tersebut usai menjenguk Novel.

Jokowi mengutuk keras dan menyebut peristiwa itu sebagai tindakan kriminal yang brutal. Ia langsung meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut tuntas.

[Gambas:Video 20detik]


"Ya itu tindakan brutal yang saya mengutuk keras. Kriminal, ini kriminal! Karena ini kriminal, urusannya Kapolri," kata Jokowi di Istana Negara, Selasa (11/4/2017).


"Saya perintahkan kepada Kapolri untuk dicari siapa (pelakunya). Jangan sampai orang-orang yang punya prinsip teguh seperti itu dilukai dengan cara-cara yang tidak beradab," jelas Jokowi.

Irjen Boy Rafli yang kala itu menjabat Kadiv Humas Polri menegaskan Polri berkomitmen untuk mencari pelaku dan menggali motif penyiraman.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Wakapolri Komjen Syafruddin kompak meminta Polda Metro Jaya untuk segera mengusut dan mengungkap kasus ini.


Kapolda Metro Jaya kala itu, Irjen Iriawan, menegaskan akan segera melakukan tugasnya. "Akan (diusut tuntas) dan harus," tegas Iriawan, Selasa (11/4).

Dua bulan kemudian, Kapolri menegaskan lagi komitmen Polri soal pengusutan kasus Novel. Kapolri menyebutnya sebagai utang.

"Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kemudahan dan jalan supaya kasus ini juga cepat terungkap. Itu juga melegakan bagi kami karena bagi kami (ini) utang kepolisian (mengungkap) kasus ini," tutur Tito saat mengunjungi kantor KPK, 19 Juni 2017.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed