DetikNews
Selasa 20 Februari 2018, 20:53 WIB

Begini Kondisi Novel Baswedan Jelang Pulang ke Indonesia

Faiq Hidayat - detikNews
Begini Kondisi Novel Baswedan Jelang Pulang ke Indonesia Novel Baswedan (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Penyidik KPK Novel Baswedan telah menjalani pemeriksaan mata oleh dokter ahli di rumah sakit di Singapura hari ini. Dokter ahli melihat perkembangan kondisi mata setelah dilakukan operasi.

"Tadi sore saya mendapat informasi bahwa pemeriksaan sudah dilakukan terhadap pegawai KPK Novel Baswedan oleh dokter ahli, dilakukan pengecekan kondisi mata implan selaput yang ditanam dalam operasi kemarin. Sejauh ini perkembangannya bagus meskipun sempat kemarin terjadi pembengkakan pada mata kiri Novel," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Selasa (20/2/2018).


Febri berharap kondisi mata Novel membaik menjelang kembali ke Indonesia pada Kamis (22/2). Dokter pun terus memantau perkembangan kondisi mata Novel.

"Jadi kita berharap kondisi ini cukup positif sampai besok dilakukan pemeriksaan lebih lanjut apakah nanti kembali ke Jakarta bisa dilakukan hari Rabu malam atau Kamis, nanti kita informasikan lebih lanjut. Yang pasti, Novel masih membutuhkan proses recovery sebelum operasi tahap kedua yang dilakukan bulan April," ucap Febri.


Menurut Febri, dokter merasa khawatir kondisi mata Novel jika menaiki pesawat menuju Indonesia dari Singapura. Selain itu, kondisi perubahan cuaca saat penerbangan juga harus baik.

"Ada kekhawatiran perubahan kondisi tekanan di udara berpengaruh dalam proses transportasi ke Jakarta, itu tentu harus dihitung. Dan kedua, perubahan kondisi cuaca antara Jakarta dan Singapura juga perlu dihitung karena proses recovery juga perlu dilakukan," tutur Febri.


Diketahui, Novel Baswedan rencananya kembali ke Indonesia pada Kamis (22/2) besok jika hasil pemeriksaan mata kirinya pada 20 dan 21 Februari baik. Ini menyusul operasi tambahan pada mata kiri Novel yang dinilai berhasil.

Novel rencananya menjalani rawat jalan hingga recovery pada mata kirinya selesai. Operasi tahap kedua atau pemasangan artificial cornea rencananya dilakukan April mendatang.


Novel Baswedan mengalami teror penyiraman air keras di depan masjid di dekat rumahnya setelah menjalankan salah subuh pada 11 April 2017. Sejak saat itu, Novel harus dirawat di Singapura hingga harus menjalani beberapa kali operasi untuk menyembuhkan kondisi matanya.

Hingga kini koordinasi antara KPK dan Polri terus dilakukan, tapi pelakunya belum juga ditemukan. Polisi bahkan sudah menyebarkan sketsa wajah terduga pelaku penyerangan Novel Baswedan. Sementara itu, berbagai pihak mendorong Presiden Joko Widodo membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas kasus yang menimpa penyidik senior KPK ini.
(fai/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed