DetikNews
Senin 19 Februari 2018, 18:37 WIB

Golkar Apresiasi Maruarar yang Minta Maaf ke Anies

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Golkar Apresiasi Maruarar yang Minta Maaf ke Anies Maman Abdurrahman ke KPK (Nurin/detikcom)
Jakarta - Wasekjen Golkar Maman Abdurrahman balik memuji politikus PDIP Maruarar Sirait yang meminta maaf kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait insiden di Piala Presiden 2018. Sebelumnya, Maman 'menunjuk hidung' Maruarar langsung lantaran Anies gagal mendampingi Presiden Joko Widodo.

"Alhamdulillah, kalau memang Mas Maruarar sudah mengakui dan kita harus memberikan apresiasi terhadap sikap kesatria beliau karena sudah mau mengakui kesalahan terkait insiden teknis kemarin. Sebagai sesama generasi muda, kita harus meneladani sikap tersebut," kata Maman kepada wartawan, Senin (19/2/2018).




Maman meminta polemik soal Anies dicegah Paspampres mendampingi Presiden Jokowi disudahi seiring permintaan maaf Ara, sapaan akrab Maruarar. Dia meminta insiden ini tidak diarahkan ke politik.

"Saya mengimbau kepada semua pihak untuk jangan lagi mempermasalahkan insiden teknis tersebut, bahkan mempolitisir. Saya pikir tidak ada pihak mana pun yang menginginkan kejadian tersebut dan mari kita menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran berharga untuk ke depannya," ucapnya.


Ketua SC Piala Presiden 2018 Maruarar Sirait (Ara) mengaku bersalah atas insiden dicegahnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi Presiden Jokowi ke podium final Piala Presiden 2018. Apa pertimbangan dia sebelumnya?

Ara menjelaskan dirinya adalah orang yang menyerahkan siapa saja nama yang mendampingi Jokowi menyerahkan trofi kejuaraan Piala Presiden 2018 kepada Persija selaku pemenang. Dia tidak memasukkan nama Anies sehingga Anies dicegah Paspampres.

Ara beralasan, karena ini Piala Presiden, dia pun hanya memasukkan nama menteri sebagai pendamping Jokowi menyerahkan trofi.

"Karena ini Piala Presiden, tentu perangkatnya presiden. Perangkatnya presiden itu kan menko, terus ini kan di bidang olahraga ya olahraga Pak Menpora," jelas Ara.
(gbr/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed