DetikNews
Senin 19 Februari 2018, 10:50 WIB

Tugas AHY di Demokrat: Gantikan SBY, Putuskan Kebijakan Strategis

Indah Mutiara Kami - detikNews
Tugas AHY di Demokrat: Gantikan SBY, Putuskan Kebijakan Strategis Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat ini menjadi komandan di Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat. Ternyata tugas AHY di Demokrat cukup penting, termasuk menggantikan sang ketua umum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"AHY kini wajah baru dan pemimpin baru Partai Demokrat, menggantikan Pak SBY yang sudah memutuskan untuk 'Tut Wuri Handayani'," ungkap Wasekjen Demokrat Rachland Nashidik saat dihubungi, Minggu (18/2/2018).

Ternyata tidak hanya mengurus soal pilkada dan pemilu, AHY juga mempunyai kewenangan yang cukup besar meski baru saja bergabung dengan Demokrat. Salah satunya punya kuasa menentukan dengan siapa partai berlambang mirip logo Mercy itu bekerja sama saat pilpres nanti.


"AHY kini memiliki kewenangan untuk memutuskan kebijakan-kebijakan strategis partai, termasuk menentukan dengan partai mana saja nanti kami akan berkoalisi bagi Pilpres 2019," sebut Rachland.

AHY, yang mengundurkan diri dari TNI saat masih berpangkat mayor, tak langsung bergabung dengan Demokrat. Dia pensiun dini dari TNI pada September 2016 karena hendak maju sebagai cagub di Pilgub DKI 2017.

Langkah AHY terhenti di putaran pertama Pilgub DKI karena mendapat suara terkecil. Setelah itu, dia berkutat dalam lembaga kajian baru bernama The Yudhoyono Institute (TYI), dengan posisi direktur eksekutif.


TYI tidak terkait dengan Partai Demokrat. Meski begitu, Ketum Demokrat SBY merupakan chairman dari lembaga yang disebut-sebut non-politik praktis tersebut.

AHY pun kemudian mulai berkeliling Indonesia dan menyapa warga. Anak sulung SBY ini juga kerap menjadi pembicara dalam berbagai seminar anak muda.

Di sela-sela tugasnya itu, tak jarang AHY ikut dalam kegiatan Partai Demokrat. Hanya, dia belum mengenakan atribut Demokrat, meski hampir selalu memakai pakaian senada dengan seragam partai itu.


Pada Sabtu (17/2) lalu, barulah AHY memakai seragam Demokrat saat dikukuhkan sebagai Komandan Satuan Bersama (Kogasma) untuk Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Meski sebelum itu dia mengaku sudah resmi sebagai kader Demokrat.

Saat mengukuhkan AHY, SBY punya pesan khusus. Menurutnya, Kogasma sendiri dibentuk untuk membantu Dewan Pimpinan Pusat Demokrat memenangi pemilu.

"Kepada Kogasma 2019, saya ucapkan selamat bertugas, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Susun strategi pemenangan yang jitu," papar SBY saat mengukuhkan AHY sebagai Komandan Kogasma.


"Rancang dan selenggarakan kampanye pemenangan pemilu Demokrat di seluruh wilayah Indonesia dengan cara yang efektif, yang cerdas, mendidik, dan yang beretika. Ingat, politik Partai Demokrat adalah politik yang baik," imbuhnya.

SBY juga sempat berbicara mengenai 'tut wuri handayani'. Presiden RI ke-6 tersebut berbicara mengenai regenerasi di tubuh Demokrat.

"Sudah saatnya yang tua tut wuri handayani, yang muda di depan, tentu dengan bimbingan yang tua. AHY sering katakan untuk kita semua, dan untuk kader baru ini relevan. Dream big, work hard, never give up!" kata SBY.

Akankah SBY ingin menyerahkan kursi kekuasaannya di Demokrat untuk sang 'putra mahkota'?
(elz/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed