DetikNews
Minggu 18 Februari 2018, 03:31 WIB

Kampanye Perdana, Benny Harman Janjikan Program Desa Menyala di NTT

Elza Astari Retaduari - detikNews
Kampanye Perdana, Benny Harman Janjikan Program Desa Menyala di NTT Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Benny K Harman saat blusukan di Pasar Inpres, SOE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (Foto: dok. timses Benny K Harman)
Jakarta - Cagub NTT Benny K Harman melakukan kampanye perdana di Pilgub NTT. Di hadapan warga, politikus Demokrat itu menjanjikan sejumlah program.

Benny bersama pasangannya, Benny Litelnoni, berkampanye di zona tiga yang meliputi Pulau Manggarai. Pasangan yang dikenal dengan sebutan 'Harmoni' ini sepat sowan dan bertemu dengan pelajar SMAN 1 Labuan Bajo pada Jumat (16/2) kemarin.

Kemudian kampanye dilanjutkan dengan bertemu masyarakat sekitar. Pasangan yang diusung oleh Demokrat, PKS, dan PKPI itu kemudian memaparkan program-program unggulannya.


Ada pun program unggulan tersebut adalah Desa Menyala, air bersih, dan penambahan lapangan kerja. Kemudian ada pula kredit tanpa jaminan, beasiswa, dan pembenahan infrastruktur yang menjadi program prioritas.

"Desa menyala dari 3.000 desa, baru ada penerangan 35 persen dan 65 persen belum ada penerangan. Karena itu kalau saya diberikan amanah ke depan lebih banyak dan diperluas desa untuk penerangan listrik," ujar Benny kepada warga seperti dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/2/2018).

Tak hanya itu, cagub NTT nomor urut tiga ini juga menyoroti soal air bersih yang masih banyak belum terjangkau masyarakat NTT. Menurut Benny, baru 40 persen warga NTT yang mendapatkan air bersih.


"Ketika saya jadi gubernur akan kita perbanyak air bersih. Dan tidak ketinggalan jaringan alat komunikasi yang masih minim," tuturnya.

Infrastruktur pun menjadi program andalan Benny dan pasangannya yang saat ini merupakan petahana Wagub NTT. Menurutnya infrastruktur di NTT perlu dibenahi karena dari 3.000 km luas wilayah, baru 40 persen infrastruktur NTT yang terjangkau. Bahkan dia menyebut 60% infrastruktur di NTT cukup parah.

"Infrastruktur juga menjadi pekerjaan kami sebagai gubernur bilamana terpilih. Dan kita juga akan buat jembatan serta pelabuhan agar bisa ada konektivitas di antara wilayah satu ke wilayah lainnya," terang Benny.


Mantan pimpinan Komisi III DPR RI itu pun juga membicarakan soal lapangan kerja yang minim di NTT. Benny menyebut kemiskinan masih menjadi masalah utama di provinsi tersebut dan mengaku miris karena NTT masuk dalam 3 kelompok miskin di Indonesia.

"Itu terjadi karena pendapatan perkapita rakyat NTT Rp 4 Juta pertahun atau Rp 300 ribu perbulan. Sehingga tidak cukup memenuhi kebutuhan dalam keluarga," tukasnya.

"Pendapatan perkapita yang rendah ini yang menjadi penyebab orang memilih menjadi TKI keluar negeri. Menurut BPS Nasional, jumlah pengangguran di NTT mencapai 100 ribu lebih," tambah Benny.

Untuk itu, dia bersama wakilnya siap menciptakan 100 ribu lapangan kerja untuk warga NTT. Benny pun menjanjikan kredit tanpa jaminan bagi masyarakat setempat yang bisa digunakan sebagai bantuan modal usaha masyarakat.

"Berbagai cara kami akan pikirkan untuk masyarakat NTT. Untuk orang khusus yang betul-betul butuh modal usaha akan kita kasih tanpa jaminan dan tanpa bunga," tegas dia.

Benny juga memiliki program bagi generasi muda. Bila terpilih sebagai gubernur, dia siap memberikan keterampilan kerja untuk modal bagi generasi muda, termasuk juga progam-program bantuan pendidikan.

"Kita akan buka balai latihan kerja untuk mengasah keterampilan kerja khusus bagi kaum muda. Kita akan kasih beasiswa pelajar untuk SMP dan SMA. Bagi SMP yang berperestasi akan kita kirim ke Jawa dan universitas di Jawa," tutup Benny.
(elz/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed