PKPI Optimistis Jadi Parpol Peserta Pemilu 2019

Elza Astari Retaduari - detikNews
Sabtu, 17 Feb 2018 11:21 WIB
Ketum PKPI Hendropriyono. (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom).
Jakarta - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yakin bisa lolos sebagai partai peserta pemilu 2019. Meski masih ada sengketa, PKPI tetap optimistis.

"Kami sedang mengajukan sengketa ke Bawaslu RI karena kesimpulan KPU bahwa PKPI tidak memenuhi syarat sama sekali tidak tepat. Kami mencatat ada beberapa KPU di daerah yang melakukan verifikasi faktual secara tidak profesional," ujar Ketua Umum PKPI Jenderal TNI (purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono kepada wartawan, Sabtu (17/2/2018).

Di beberapa daerah, tepatnya di beberapa kabupaten/kota di empat provinsi (Papua, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur), PKPI dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). PKPI pun menolak berita acara yang dikeluarkan KPUD karena ada sejumlah persoalan.


PKPI pun kemudian mengajukan permohonan penyelesaian sengketa proses Pemilu 2019 ke Bawaslu. Surat permohonan telah disampaikan pada 14 Februari lalu.

"PKPI menghargai kerja keras KPU RI sebagai penyelenggara Pemilu 2019, namun sayangnya kerja keras itu tidak dibarengi oleh kerja profesional aparatur KPUD di beberapa daerah, sehingga merugikan PKPI," jelas Hendropriyono.

"PKPI sudah menyampaikan surat resmi ke Bawaslu RI bahwa terdapat pelaksanaan verifikasi faktual yang menyimpang atau bertentangan dengan ketentuan peraturan perundangan," lanjutnya.

Alasan khusus PKPI mengajukan surat permohonan penyelesaian sengketa Pemilu 2019 adalah agar KPU tidak salah dalam mengambil keputusan. Saat ini KPU sendiri tengah dalam proses mengumumkan partai-partai peserta Pemilu 2019.

"Mengapa kami ajukan surat ke Bawaslu sebelum KPU memutuskan parpol peserta Pemilu 2019 dengan maksud agar KPU tidak mengambil keputusan yang salah," jelas Hendropriyono.


Bawaslu sebagaimana diberitakan media massa masih menunggu pengumuman resmi KPU tentang parpol peserta Pemilu. PKPI pun menyatakan siap mengikuti semua proses penyelesaian sengketa di Bawaslu. PKPI yakin Bawaslu akan segera dapat mengabulkan permohonan itu karena PKPI meyakini memperoleh haknya sebagai Peserta Pemilu 2019.

"Bagi kami kepastian menjadi peserta Pemilu ini sangat penting karena di belakang kami ada jutaan pendukung dan simpatisan PKPI. Kami memiliki lebih dari 400 anggota DPRD yang tersebar hampir di semua provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia," papar Hendropriyono.

Sebelumnya diberitakan, PKPI lolos verifikasi faktual di tingkat pusat. Namun di beberapa daerah, PKPI dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Hendropriyono sempat mengatakan pihaknya mempunyai bukti-bukti semua pelanggaran dan penyimpangan dari KPU daerah. PKPI pun siap diverifikasi faktual ulang untuk membuktikan itu semua dengan verifikasi yang benar dan akurat.

"Ada juga petugas KPU daerah tertentu yang tiak mau melakukan verifikasi faktual ke kantor PKPI setempat. Ada juga yang tidak sinkron antara hasil verifikasi faktual tertulis di kabupaten/kota dengan berita acara di provinsi setempat," tegas Hendropriyono, Kamis (15/2). (elz/fdn)