Zulkifli yang juga merupakan Ketum PAN menjawab diplomatis. Menurutnya hal tersebut tergantung pada dukungan rakyat.
"Capres itu bukan mau atau tidak, itu terpulang pada maunya rakyat," kata Zulkifli, di acara ngopi bareng Hotman Paris, di Kopi Johny, di Jl Kopyor Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (17/2/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan itu juga dihadiri dr Irene. Zulkifli mencontohkan seperti di daerah-daerah Ketua DPD partai maju di pemilihan umum gubernur, sedangkan Ketua umum partai mencalonkan diri sebagai Capres.
Foto: Yulida Medistiara/detikcom |
Dalam kesempatan yang sama Hotman Paris juga bertanya apakah Zulkifli berniat maju sebagai Capres untuk Pemilu 2019. Zulkifli lalu menjawab hal itu akan diputuskan pada Mei nanti.
"Itu nanti diputuskan Mei," ujarnya.
"Niatnya bagaimana?" kata Hotman lagi.
Zulkifli pun menjawab beberapa kadernya mendorong dirinya maju di Pilpres. "Kader-kader sudah setuju," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, kader Partai Amanat Nasional (PAN) di Jawa Tengah mendorong Ketua Umum Zulkifli Hasan menjadi calon presiden pada 2019. Zulkifli pun menyambut positif dan akan membahasnya.
Backdrop acara apel ranting PAN Jateng di Hotel Patrajasa Semarang pun menampilkan tulisan 'Apel Ranting PAN Menuju Zulkifli Hasan Presiden'.
"Ya tentu kader ingin ketuanya jadi presiden. Tapi syaratnya 20%, nah kita hormati, kita nanti belakangan bahas," kata Zulkifli seusai acara di Patrajasa, Jumat (12/1). (yld/rna)












































Foto: Yulida Medistiara/detikcom