DetikNews
Rabu 14 Februari 2018, 14:41 WIB

LBH APIK Terima Aduan 308 KDRT Selama 2017

Denita Br Matondang - detikNews
LBH APIK Terima Aduan 308 KDRT Selama 2017 Foto: LBH APIK (Denita-detikcom)
Jakarta - LBH Apik menerima aduan sebanyak 308 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sepanjang tahun 2017. Dari 308 kasus hanya 17 kasus yang berhasil diputus di Pengadilan.

"Meski kasus dalam lima tahun terakhir menurun kasus KDRT semakin menurun, tetapi kasus KDRT selalu menjadi kasus terbanyak yang diterima LBH APIK," kata Direkur LBH APIK Siti Mazuma dalam catatan akhir tahun 2017 LBH APIK Jakarta di Gedung Dewan Harian Nasional 45, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu, (14/02/2018).

Selama tahun 2013 LBH APIK menerima aduan KDRT sebanyak 992 kasus, 2014 sebanyak 709 kasus, 2015 sebanyak 573, 2016 sebanyak 854 kasus dan 2017 sebanyak 648 kasus.




Siti mengatakan minimnya kasus diputus di Pengadilan disebabkan sebagian besar korban enggan mengadukan kasusnya ke tingkat Pengadilan. Korban enggan mengadu karena masih ingin bermediasi dengan pasangan, lambatnya penanganan perkara, minimnya keadilan yang diterima korban selama proses pengadilan dan mahalnya biaya perkara.

"Penyelesaian hukum kasus kekerasan terhadap perempuan masih memakan waktu yang lama. Jaminan keamanan bagi korban juga terabaikan," ujar Siti.

Siti berharap pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengesahkan kesepakatan bersama Sistem peradilan pidana terpadu penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan ( SPP-PKKTP) di wilayah DKI Jakarta. melalui (SPP-PKKTP) perempuan diharapkan mendapatkan pelayanan penanganan peradilan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan.

"Untuk itulah dalam rangka proses peradilan yang cepat, murah, dan dapat menghadirkan pemulihan selama pasca proses peradilan kami mendorong lahirnya SPP-PKKTP di wilayah DKI Jakarta," ujarnya.

Sementara itu, selama tahun 2017, LBH APIK menerima sebanyak 648 kasus. Berdasarkan jenis kasus terdapat 105 kasus pelanggaran hak dasar, 77 perdata keluarga, 37 kekerasan seksual, 35 kasus pidana umum, 30 kekerasan dalam pacaran, 10 perdata umum, 2 kekerasan ketenagakerjaan, 2 trafiking dan 43 kasus diluar kriteria yang ditangani LBH APIK.
(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed