DetikNews
Selasa 13 Februari 2018, 17:40 WIB

17 Kali Curi Motor, 2 Residivis Ini Ditangkap di Tanjung Duren

Eva Safitri - detikNews
17 Kali Curi Motor, 2 Residivis Ini Ditangkap di Tanjung Duren Residivis curanmor ditangkap aparat Polsek Tanjung Duren. (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Polisi menangkap dua residivis kasus pencurian sepeda motor bernama Arsadi (21) dan Yosa (28) di daerah Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Aksi kedua pelaku yang sedang mencuri motor dipergoki warga.

"Dia dipergoki oleh tetangga korban dan diteriaki 'maling, maling'. Kemudian petugas Polsek Tanjung Duren yang ada di dekat situ mendengar teriakan dari saksi Sugianto (45), sehingga petugas langsung mengamankan tersangka," ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Aktadivia di kantornya, Jalan Tanjung Duren Raya, Jakarta Barat, Selasa (13/2/2018).

"Pelaku ini merupakan residivis dan pernah ditangkap sebelumnya dalam kasus yang sama," sambung Rensa.

Kedua pelaku ditangkap pada Selasa (6/2)Kedua pelaku ditangkap pada Selasa (6/2). (Eva Safitri/detikcom)

Kedua pelaku ditangkap di Jalan Jelambar Selatan Raya Gang T RT 02/03, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakbar, pada Selasa (6/2) pukul 23.45 WIB. Ketika itu kedua pelaku hendak mencuri sepeda motor Honda Vario bernopol B-4896-BGD milik Muhyidin (55) menggunakan kunci leter Y.

Setelah ditelusuri, kedua pelaku sudah mencuri 17 unit sepeda motor. Sepeda motor tersebut didapatkan pelaku dari hasil mencuri di kawasan Tanjung Duren, Jakbar, dan Penjaringan, Jakut.

"Kemudian, setelah melakukan interogasi dan pengembangan, polisi berhasil mengamankan 17 unit motor. Sebanyak 16 motor masih utuh dan satu sudah dipereteli," ujar Rensa.

Dia mengatakan kedua pelaku menjalankan aksinya sejak Desember 2017. Pelaku menampung barang curiannya di daerah Muara Angke, Jakut. Sepeda motor tersebut dipasarkan lewat media sosial.

Barang bukti yang dipakai pelaku untuk mencuri motorBarang bukti yang dipakai pelaku untuk mencuri motor (Eva Safitri/detikcom)

"Harga motor bervariasi, Rp 1,5 juta, Rp 2 juta, dan Rp 2,5 juta. Dia jual menggunakan media sosial. Ada perkumpulan grup di Facebook," ucapnya.

"Uangnya dipakai korban untuk foya-foya," tambahnya.

Kini 17 unit sepeda motor tersebut diamankan di Polsek Tanjung Duren. Selain itu, ada barang bukti lain, seperti satu tas sandang kecil warna hijau merek Clasa dan satu kunci leter Y beserta mata obeng getok.

Kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara.
(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed