DetikNews
Selasa 13 Februari 2018, 11:34 WIB

Sandiaga Ingin Bangun Rusun Hybrid Gantikan Rumah Kumiskupat

Indra Komara - detikNews
Sandiaga Ingin Bangun Rusun Hybrid Gantikan Rumah Kumiskupat Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bicara soal keinginannya membangun rumah susun (rusun) hybrid di Penjaringan, Jakarta Utara. Rusun itu direncanakan dibangun untuk menggantikan tempat tinggal warga Penjaringan yang disebut Sandiaga kumuh miskin-kumuh padat (kumiskupat).

"Ada 2 proyek utama, yaitu akses air dan sanitasi dalam satu paket, dan juga rumah susun hybrid yang tingginya 5-6 lantai saja untuk menggantikan rumah warga yang kumiskupat yang begitu banyak permasalahan sosial dan juga kebakaran. Jadi ini yang akan kita tata ke depan," kata Sandiaga di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Penjelasan ini disampaikan Sandiaga setelah membuka acara stakeholders meeting Human Cities Coalition (HCC) DKI Jakarta. Pemprov DKI akan bekerja sama dengan HCC untuk merealisasi dua proyek tersebut di Penjaringan.

Dia berharap kerja sama Pemprov DKI dengan HCC bisa berjalan lancar. Dia ingin konsep rusun hybrid dan sanitasi bisa diduplikasi di wilayah Jakarta lainnya atau di kota lain di Indonesia.

"Untuk airnya melalui PAM, PAL untuk sanitasinya, dan kami harapkan kemitraan ini sustainable dan replicable. Jadi bisa direplika ke wilayah lain dan kita sudah mendata 16 kampung kumuh yang akan kita tata 5 tahun ke depan," ujar Sandiaga.

Soal unit yang akan disediakan, Sandiaga mengaku akan mengikuti permintaan dari warga. Pemprov DKI dan HCC siap menyediakan unit sesuai kebutuhan warga Penjaringan.

"Berapa yang dibutuhkan warga akan kita hadirkan dan kita sudah memetakan dan sudah detail. Ini adalah pemikiran out of the box bahwa selama ini penataannya warga dipindah ke rusun yang jauh dari tempat tinggal mereka. Tapi kalau di sini rusun dibangun di tempat mereka jadi mereka tidak tercerabut dari ekosistem," jelas Sandiaga.

Sandiaga menyebut rusun hybrid akan dibangun di lokasi yang tidak jauh dari tempat tinggal warga semula.

"Yang paling menonjol, ini tidak ada pemindahan secara terstruktur terhadap masyarakat. Mereka tetap ada tinggal di sana, mereka mereka dibangunkan fasilitas di sana yang mudah-mudahan bisa meningkatkan taraf hidup mereka," ujar dia.


(idn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed