"Sekarang kita mengundang ormas pemuda untuk berdiskusi tanda kutip mungkin lebih serius mengenai keberhasilan presiden. Jadi di sini ada beberapa ormas, baik dari KNPI, Kosgoro, FKPPI, dan lain sebagainya," kata Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono di Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita intinya meminta masukan ke para pemuda mengenai kebijakan presiden," terangnya.
"Mungkin lebih banyak saya meminta pendapat dari pemuda itu. Mungkin nanti saya overview pencapaian Pak Presiden, seperti tol laut, kebijakan bahan pokok satu harga, penurunan harga semen, infrastruktur, dan hal seperti itu," sambungnya.
Dari pertemuan ini diharapkan pemerintah lebih dapat bekerja dengan cepat. Hasil diskusi ini akan dirangkum dan selanjutnya dilaporkan kepada Presiden Jokowi serta akan dipertimbangkan menjadi sebuah kebijakan pemerintah.
"Dalam satu tahun ini kita harus mendengar mengerti permasalahan yang ada di kalangan pemuda," terangnya. (fiq/rvk)











































