DetikNews
Senin 12 Februari 2018, 14:52 WIB

Akan Izinkan Warga Buka Usaha di Garasi, Ini Penjelasan Sandiaga

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Akan Izinkan Warga Buka Usaha di Garasi, Ini Penjelasan Sandiaga Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto: Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan merevisi perda yang mengatur zonasi. Sandiaga akan mengizinkan warga membuat usaha di rumah masing-masing dengan syarat-syarat tertentu.

"Untuk memiliki usaha di rumahnya sendiri seperti garasi inovasi bisa, selama memenuhi kaidah. Kaidah pertama luasnya sekitar 30 meter persegi. Nomor dua pegawainya nggak lebih dari 19. Nomor tiga bahwa ini usaha pertama dia bukan cabang. Lalu bahwa ini maksimal 20 persen dari nilai bangunannya dia," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).


Sandiaga mensyaratkan usaha tersebut tidak memiliki limbah berdampak pada lalu lintas dan mengganggu warga sekitar. Menurutnya, revisi perda tersebut juga ditujukan untuk membantu pengembangan usaha warga yang tergabung dalam OK OCE.

"Usaha ini yang tidak menimbulkan limbah, yang tidak menimbulkan masalah lalin, atau dengan sekitarnya. Itu yang kita ingin dorong ke depan mereka bisa memulai usaha di rumah sendiri," terangnya.

Sandiaga akan menggandeng elemen masyarakat dan ahli tata kota dalam revisi perda itu. Dia menargetkan revisi perda selesai dalam 2019.


"Ini kita terima masukannya, elemen masyarakat, akademisi, tata ruang, ahli-ahlu perkotaan, juga masyrakat umumnya dunia usaha. Apakah zonasi sesuai dengan fakta yang di lapangan. Misalnya contoh yang terbuka aja kayak di Kemang," paparnya.

Sebelumnya, Sandiaga mengaku menerima banyak protes dari para pengusaha soal aturan zonasi. Dia berjanji merevisi Perda Nomor 1/2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi (RDTR dan PZ).

Saat ini, dia mengaku banyak pihak yang menyalahgunakan izin zonasi. Sandiaga masih melihat perumahan yang justru digunakan sebagai tempat usaha.


Sandiaga ingin dengan revisi tersebut warga bisa membangun usaha dari rumah masing-masing. Sandiaga mengatakan akan melakukan finalisasi perda zonasi tersebut pada tahun ini. Perda tersebut diharapkan dapat mulai diterapkan pada 2019.

"Kami ingin kemudahan bagi setiap pengusaha pemula, pengusaha kecil, usaha mikro yang memulai usahanya di rumah sendiri atau kami lihat sebagai contoh yang showcase sama seperti yang terjadi di Silicon Valley atau yang seperti Microsoft, Apple, yang dimulai di garasi," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (12/2) pagi tadi.
(fdu/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed