DetikNews
Jumat 09 Februari 2018, 23:06 WIB

Dilaporkan PPP, Asyari Usman Jadi Tersangka Pencemaran nama Baik

Denita Matondang - detikNews
Dilaporkan PPP, Asyari Usman Jadi Tersangka Pencemaran nama Baik Gedung Bareskrim Jatibaru (Dewi Irmasari/detikcom)
Jakarta -

Penyidik Bareskrim Polri menetapkan Asyari Usman sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik. Asyari menjadi tersangka karena tulisan yang dimuat di portal media online.

"Penetapan tersangka karena telah cukup bukti yang bersangkutan benar telah melakukan perbuatannya didukung dengan bukti-bukti digital," kata Kasubdit II Direktorat Siber Bareskrim Polri Kombes Asep Safrudin kepada wartawan, Jumat (9/2/2018).

Penyidik, menurutnya, tidak menahan Asyari Usman, yang juga eks wartawan, karena ancaman hukuman pidana di bawah 5 tahun. Asyari disangkakan melanggar pidana pada Pasal 45 ayat 3 jo Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 310/311 KUHPidana tentang Penghinaan/Pencemaran Nama Baik.

"Terhadap tersangka tidak dilakukan penahanan karena ancaman hukuman terhadap perbuatannya di bawah 5 tahun," ujar Kombes Asep.

Asyari Usman dilaporkan LBH PPP dengan Nomor LP/102/I/2018/Bareskrim tertanggal 23 Januari 2017. Asyari diduga mencemarkan nama baik lewat sejumlah tulisan yang di portal berita terkait PPP.

"Tersangka menilai PPP saat ini sudah tidak sesuai dengan harapan kadernya serta menyimpang dari tujuan awal," sambung Asep.

Barang bukti yang disita terkait kasus ini adalah 1 laptop, 1 telepon genggam, dan 1 SIM card. Penyidik, disebut Asep, sudah memeriksa saksi dan ahli terkait perkara.




(fdn/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed