DetikNews
Jumat 09 Februari 2018, 17:49 WIB

Dinilai Lalai, Operator Gantry DDT Jatinegara Jadi Tersangka

Ibnu Hariyanto - detikNews
Dinilai Lalai, Operator Gantry DDT Jatinegara Jadi Tersangka Polisi menetapkan AN, operator alat berat launcher gantry double-double track (DDT) di Jatinegara, menjadi tersangka kasus kecelakaan kerja di proyek tersebut. (Ibnu/detikcom)
Jakarta - Polisi menetapkan AN (yang sebelumnya ditulis AM), operator alat berat launcher gantry double-double track (DDT) di Jatinegara, menjadi tersangka kasus kecelakaan kerja dalam proyek tersebut. AN dinilai lalai saat mengoperasikan launcher gantry sehingga menewaskan 4 pekerja.

"Penyidik menyimpulkan satu orang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu AN, berperan sebagai operator dari launcher gantry. Dia melakukan kelalaian sehingga terjadilah kecelakaan kerja," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Tony Surya Putra dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (9/2/2018).

Dinilai Lalai, Operator Gantry DDT Jatinegara Jadi TersangkaPolisi menetapkan AN, operator alat berat launcher gantry double-double track (DDT) di Jatinegara, menjadi tersangka kasus kecelakaan kerja di proyek tersebut. (Ibnu/detikcom)
Sebab, menurut Tony, semua alat yang digunakan pada proyek DTT itu dipastikan masih bagus dan layak. Di samping itu, polisi masih akan mendalami kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut.

"Kita masih dalami lagi apabila dia dalam melakukan pekerjaan itu ada peranan yang harus mengawasi pekerjaannya. Jadi untuk sementara kita tetapkan satu orang tersangka operator dari launcher gantry, artinya dia yang mengendalikan alat tersebut," ujarnya.


Tony juga memastikan proyek pembangunan DDT di Jatinegara akan dilanjutkan meski proses penyidikan kasus tersebut terus berlangsung.

"Garis polisi akan dibuka, pengerjaan bisa dilanjut meskipun masih dalam proses penyidikan. Kan sudah ditetapkan tersangkanya jadi proses penyidikan berjalan, proyek juga bisa berjalan," tambah dia.

Dinilai Lalai, Operator Gantry DDT Jatinegara Jadi TersangkaPolisi menetapkan AN, operator alat berat launcher gantry double-double track (DDT) di Jatinegara, menjadi tersangka kasus kecelakaan kerja di proyek tersebut. (Ibnu/detikcom)
Kasus kecelakaan kerja di proyek DDT Jatinegara terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, Minggu (4/2). Empat pekerja tewas dalam peristiwa tersebut. Keempat korban tewas adalah Jaenudin (44) asal Karawang, Dami Prasetyo (25) asal Purworejo, Jana Sutisna (44) asal Bandung Barat, dan Joni (34).
(ibh/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed