Sepanjang Januari, 27 Tersangka Narkoba Jaringan Kampung Ditangkap

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 08 Feb 2018 11:43 WIB
Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi saat rilis kasus razia narkoba di Kampung Boncos, Palmerah, Jakbar (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat menangkap 27 tersangka penyalahgunaan narkoba jaringan Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat. Tersangka ini ditangkap dalam 21 kasus selama bulan Januari 2018.

"Selama bulan Januari 2018 kita tangkap 27 tersangka penyalahgunaan narkoba jaringan Kampung Narkoba Boncos dari 21 kasus. Baik itu penangkapan secara langsung di Boncos atau dia beli dari Boncos," ucap Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jalan S Parman, Jakarta Barat, Kamis (8/2/2017).


Barang bukti senjata tajam yang disita dari Kampung BoncosBarang bukti senjata tajam yang disita dari Kampung Boncos (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)

Dari jaringan Boncos, polisi menyita 600 gram sabu serta narkoba jenis lainnya seperti ekstasi dan happy five. Beberapa senjata tajam juga ikut diamankan sebagai barang bukti.

Meski penindakan terus dilakukan, diduga masih banyak narkoba yang ada di Kampung Boncos.


"Barang barang yang ada, tidak mewakili jumlah sabu yang ada di Boncos. Di sana peredaran narkoba masih marak terjadi," ucap Hengki.

Dia mengatakan Kampung Boncos punya penduduk yang padat. Selain itu, wilayah permukiman di sana memiliki banyak gang kecil yang memudahkan pengedar narkoba untuk kabur.


Barang bukti narkoba hasil operasi pemberantasan di Kampung BoncosBarang bukti narkoba hasil operasi pemberantasan di Kampung Boncos (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)

"Yang jadi catatan, Boncos lebih sulit dari Kampung Ambon. (Di sana), terdiri dari gang jadinya lebih sensitif," ucap Hengki.

Selain itu, peredaran narkoba di Kampung Boncos juga sulit dideteksi. Jika di Kampung Ambon pengedar menyediakan tempat dan alat untuk menggunakan narkoba, di Kampung Boncos pembeli narkoba membawa barang haram tersebut keluar dari lokasi setelah membeli.


"(Di Kampung) Ambon itu rata-rata one stop service. Disediakan sabu dengan alat hisapnya. Sedangkan Boncos itu dibawa ke luar, bisa untuk pesta di mana," kata Hengki.

Operasi terakhir Boncos dilakukan pada Rabu (7/2) kemarin. Di sana polisi amankan sembilan orang dengan barang bukti 64 gram sabu. (aik/jbr)