Moeldoko Sebut Demokrasi Indonesia Telah Dewasa

Moeldoko Sebut Demokrasi Indonesia Telah Dewasa

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 06 Feb 2018 10:57 WIB
Moeldoko Sebut Demokrasi Indonesia Telah Dewasa
Foto: KSP Moeldoko (Yul-detikcom)
Jakarta - Kepala Staf Presiden, Jenderal (Purn) Moeldoko menyebut demokrasi Indonesia telah dewasa saat ini. Hal itu ditandai dengan panasnya situasi politik di tahapan awal Pilkada namun situasi tetap kondusif di akhir.

"Ingin saya yakinkan bahwa masyarakat Indonesia sungguh sangat dewasa menyikapi itu," kata Moeldoko, di diskusi Indonesia Political Risk Ahead of General Election, di Graha Bimasena, Jl Dharmawangsa Raya, Jakarta Selatan, Selasa ( 6/2/2018).



Moeldoko Sebut Demokrasi Indonesia Telah Dewasa Foto: KSP Moeldoko (Yul-detikcom)


Ia menyebut pada proses Pilkada terjadi perdebatan soal bakal calon yang akan bertanding. Pada tahap awal masyarakat banyak mengulik prestasi hingga kekurangan para bakal calon, Moeldoko menilai hal itu wajar sebagai bagian masyarakat berpikir kritis untuk mencari pemimpin terbaik.

Namun ketika telah ada pemimpin yang terpilih, masyarakat mau menerima hasil proses pilkada tanpa adanya huru-hara. Hal itu dinilai Moeldoko sebagai proses demokrasi yang dewasa.

"Ada pra, pelaksanaan, dan pasca. Dalam proses demokrasi anggaplah Pilkada ada pranya, pranya hebatnya kita hingar bingar. Namun pada saat pelaksanaan sampai dengan akhir begitu mulus, ini menandakan orang Indonesia itu sangat dewasa dalam berpolitik ya," kata Moeldoko.

"Begitu pasca semuanya tenang saja. Ini yang saya lihat dari pencermatan saya itu oh bangsa kita sudah sangat baik," sambungnya.

Ia mencontohkan pada proses perhelatan Pilkada DKI saat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bertarung ada banyak gejolak. Namun ketika selesai tahapan itu masyarakat mau menerima hasil demokrasi.

"Memang awal proses awal Pilkada atau Pemilu sebagai contoh pemilihan Ahok di Pilkada DKI itu semangatnya luar biasa seolah-olah terjadi kutub utara dan selatan. Yang tidak masuk itu menunggu pertempuran, ternyata tidak terjadi apapun tidak ada orang yg terluka dan tertembak semuanya fine," ucapnya. (yld/rvk)


Berita Terkait