"Itu impian Angkatan Laut bukan mimpi saya saja. Keinginan itu sebenarnya sudah dari tahun 2000-an," kata Ade Supandi saat kuliah umum, di Sekolah Tinggi Telogi (STT) Rahmat Emmanuel, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (2/2/2018).
Dia menjelaskan penambahan markas komando armada ketiga di wilayah timur bertujuan agar patroli laut lebih efektif dan efisien. Menurut dia, selama ini patroli laut di wilayah timur kurang efektif dan efisien karena letak markas komando armada yang terlalu jauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan bangunan yang rencana digunakan untuk markas komando armada ketiga itu sudah siap. Dia menyebut bangunan yang terletak di Sorong, Papua itu sudah ditinjau langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
"Infrastruktur armada ke tiga ini sudah siap di Sorong itu dan kemarin beliau (Panglima TNI Hadi Tjahjanto -red) sudah mengunjungi itu dan tidak ada masalah. Dan pada dasarnya kekuatan untuk TNI Angkatan Laut, armada ini tidak harus di kantor namanya Panglima Armadanya, kantornya itu di kapal kalau di kantor itu hanya istirahat," kata dia.
Sebelumnya, Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan Indonesia memiliki perairan yang sangat luas. Luas perairan Indonesia dari Sabang sampai Merauke ini namun TNI AL baru memiliki dua armada yakni Komando Armada Indonesia Kawasan Barat (Koarmabar) dan Komando Armada Indonesia Kawasan Timur (Koarmatim).
Untuk itu, Ade menilai perlu adanya penambahan satu komando armada sehingga TNI AL punya tiga komando armada.
"(TNI) Angkatan Laut memandang perlu adanya tiga (komando) armada," kata Ade Supandi di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (11/1). (ibh/rvk)










































