ADVERTISEMENT

Alasan Pilkada, Jaksa Agung Belum akan Lanjutkan Kasus 'Walet' Novel

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 31 Jan 2018 13:04 WIB
Ilustrasi rapat Komisi III dengan Jaksa Agung. (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom).
Jakarta - Dalam rapat kerja sebelumnya, Komisi III DPR mendesak Jaksa Agung M Prasetyo untuk membuka kembali kasus 'sarang walet' Novel Baswedan. Prasetyo memastikan belum akan membuka kasus yang terjadi pada tahun 2004 itu.

Kasus yang dimaksud adalah dugaan penganiayaan yang dilakukan Novel saat menjabat Kasat Reskrim Polres Bengkulu terhadap para pencuri sarang burung walet. Kasus itu sempat dihentikan Kejagung pada 2016 namun dalam sidang praperadilan, Kejagung diminta meninjau ulang perkara tersebut.

"Sehubungan dengan tindak lanjut putusan praperadilan nomor 02/pid/pra 2016 PN Bengkulu 31 Maret 2016 terkait penghentian penuntutan perkara Novel Baswedan. Bersama ini kami sampaikan bahwa saat ini Kejaksaan Bengkulu masih pelajari seksama berbagai aspek sebelum melimpahkan kembali perkara itu ke PN Bengkulu," kata Prasetyo.


Hal tersebut dia sampaikan saat memberi pemaparan dalam rapat kerja bersama Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/1/2018). Prasetyo menegaskan saat ini Kejati Bengkulu masih mempertimbangkan aspek keamanan menjelang perhelatan Pilkada Serentak 2018 terkait peninjauan kasus 'Walet' Novel.

"Mempertimbangkan dengan berlangsungnya proses Pilkada yang berlangsung tiap tahun, Pileg dan Pilpres pada tahap selanjutnya sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan ada persoalan baru untuk segera menindak lanjuti persoalan perkaranya," ucapnya.


"Di samping itu hingga saat ini tersangkanya (Novel) masih belum di tanah air," imbuh Novel.

Saat ini Novel memang masih berada di Singapura. Penyidik senior KPK itu masih menjalani pengobatan setelah mengalami teror air keras yang disiramkan ke wajahnya.

Alasan Pilkada, Jaksa Agung Belum akan Lanjutkan Kasus 'Walet' NovelNovel Baswedan masih jalani perawatan. (Foto: dok. Istimewa).

Sebelumnya pada rapat kerja terakhir dengan Kejagung, Komisi III DPR mendesak agar Jaksa Agung membuka kembali kasus 'sarang walet' Novel Baswedan. Permintaan itu awalnya disampaikan oleh politikus Golkar John K Aziz yang kemudian menjadi kesimpulan rapat.

"Komisi III DPR mendesak Jaksa Agung untuk segera menindaklanjuti putusan Praperadilan terkait penghentian penuntutan terhadap perkara sdr Novel Baswedan berdasarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) di Kejaksaan Negeri Bengkulu yang memerintahkan untuk dilanjutkan proses penuntutan tersebut demi keadilan dan kepastian hukum," demikian bunyi kesimpulan rapat antara Kejagung-Komisi III pada abu (11/10/2017). (yld/elz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT