Selama dua hari berturut-turut, Riadi diberitakan oleh Dominion Post, salah satu koran terkemuka di Wellington, Selandia Baru. Koran tersebut memberitakan mengenai perangkat karaoke di taksi Riadi yang terbilang inovatif.
Foto: Dok KBRI Wellington |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Luar biasa, Dubes saja belum tentu masuk halaman depan," kata Tantowi, sebagaimana disampaikan KBRI Wellinton, Sabtu (27/1/2018).
Tantowi kemudian menyempatkan bertemu dengan Riyadi. Dari pertemuan itu, Tantowi menggali awal mula ide Riyadi memasang perangkat karaoke di taksi.
Foto: Dok KBRI Wellington |
Diketahui, Riyadi sebelumnya berprofesi sebagai pemandu wisata dan tinggal di Wellington sejak 1993. Dia memang memiliki hobi menyanyi.
"Dia membagi hobi nyanyinya dengan para penumpang taksinya dengan memasang alat karaoke sederhana. Tidak disangka ide sederhana ini ternyata disambut baik oleh pengguna taksinya," kata Tantowi.
Para tamu taksi yang sebelumnya berpesta, melanjutkan pestanya itu ketika masuk ke mobil Riyadi. Pesta baru benar-benar berhenti tepat di depan rumah si tamu.
"Riyadi menyiapkan 2000 lagu-lagu terkenal dari era 60 sampai 2000 an, termasuk 900 lagu Indonesia," kata Tantowi.
Para pelanggan taksi yang terkesima dengan inovasi mesin karaoke di mobil Riyadi pun membicarakannya. Kabar itu beredar dari mulut ke mulut hingga akhirnya diangkat oleh koran Dominion.
"Setelah pemberitaan tersebut, tak terbayangkan Riadi yang sudah kebanjiran order setiap akhir pekan, akan semakin sibuk mengantar dan menjemput pelanggan," kata Tantowi.
"Memang selalu ada tempat bagi orang-orang yang kreatif. Banyak cara mengharumkan nama Indonesia. Salah satunya apa yang dilakukan oleh Riadi ini" jelas Tantowi yang beberapa hari lalu mencoba taksi Riadi dan menyanyikan lagu hitnya, "Hidupku Sunyi" ini. (fjp/fjp)












































Foto: Dok KBRI Wellington
Foto: Dok KBRI Wellington