DetikNews
Kamis 25 Januari 2018, 17:40 WIB

Polda Minta Jalan Jatibaru Dibuka Kembali, Ini Kata Dishub DKI

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Polda Minta Jalan Jatibaru Dibuka Kembali, Ini Kata Dishub DKI Foto: Wakil Kepada Dishub DKI Sigit Widjatmoko (Fida-detikcom)
Jakarta - Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyerahkan rekomendasi ke Gubernur DKI Anies Baswedan untuk membuka kembali Jalan Jatibaru, Tanah Abang. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI mengatakan telah menyiapkan desain penataan Tanah Abang tersebut bersifat sementara sembari menunggu evaluasi lebih lanjut.

"Sudah kami sampaikan bahwa ada grand design yang sedang dirancang. Dan secara bertahap akan dikerjakan untuk menata kawasan tersebut. Yang kami lakukan sekarang, kebijakan sementara sifatnya sambil nanti menunggu desain besar yang akan ditetapkan," kata Wakil Kepala Dishub DKI Sigit Widjatmoko saat dihubungi, Kamis (25/1/2018).

Sigit mengatakan evaluasi penataan kawasan Tanah Abang dilakukan secara periodik. Dia mengatakan wali kota Jakarta Pusat memimpin evaluasi tersebut secara mingguan.

"Wali kota sebagai team leadernya, ada evaluasi mingguan. Jadi tidak hanya terkait aspek rekayasa lalu lintas, sesuai instruksi gubernur dengan team leader, wali kota jadi ada jadwal berkala di wali kota untuk evaluasinya," terangnya.


Sebelumnya, Direkrorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberikan rekomendasi ke Pemprov DKI Jakarta terkait penataan Tanah Abang. Ada lima rekomendasi polisi, salah satunya membuka kembali Jl Jatibaru, yang kini ditempati para pedagang kaki lima (PKL).

"Sore ini suratnya akan kami kirimkan ke gubernur, berkaitan dengan rekomendasi tentang penataan Tanah Abang," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra kepada detikcom.

Halim belum mau memerinci apa saja rekomendasi tersebut. "Nanti saja, setelah suratnya sampai di tangan gubernur," imbuhnya.

Namun, dia menyebutkan salah satu rekomendasinya itu adalah membuka kembali Jl Jatibaru. "Iya itu salah satunya, mengoptimalkan fungsi jalan untuk dibuka supaya tidak menimbulkan kemacetan," imbuh Halim.
(fdu/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed