DetikNews
Kamis 25 Januari 2018, 00:20 WIB

Anies Tetap Buka Kemungkinan Sediakan Rumah Tapak DP Rp 0 di Jakarta

Jabbar Ramdhani - detikNews
Anies Tetap Buka Kemungkinan Sediakan Rumah Tapak DP Rp 0 di Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Seysha Desnikia/detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI mulai membangun rumah DP Rp 0 dengan konsep vertikal. Hal ini mendatangkan kritik karena pada masa kampanye, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjanjikan rumah yang dibutuhkan warga.

Terkait hal ini, Anies mengatakan rumah konsep vertikal jadi prioritas dalam pembangunan rumah baru. Namun tak tertutup kemungkinan dihadirkannya rumah tapak jika ada warga yang menjual rumahnya dengan harga murah.

"Tentu (vertikal jadi prioritas). Tapi ketika ada rumah (tapak) murah dijual, kita membeli," kata Anies dalam acara Mata Najwa yang disiarkan di Trans7, Rabu (24/1/2018).


Dia mengatakan pembangunan rumah DP Rp 0 juga tak terlepas dari ketersediaan ruang dan kemauan pihak kontraktor. Konsep rumah vertikal yang sudah mulai dibangun di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, juga tak terlepas dari perencanaan yang dilakukan PD Sarana Jaya.

Anies mengatakan, dalam program rumah DP Rp 0, Pemprov DKI hanya mengupayakan pembiayaan kepada masyarakat agar dapat memiliki rumah.


"Jadi pertama program ini, bentuk rumahnya bisa bervariasi. Karena ini program pembiayaan. Artinya, hari ini suplai rumahnya macam-macam," tuturnya.

"Jadi kalau yang kemarin groundbreaking, yang menyiapkan mereka, PD Sarana Jaya. Mereka kontraktornya. Lalu kita yang akan melakukan pembiayaan, mereka (masyarakat) yang membeli," sambung mantan Mendikbud ini.


Sebelumnya diberitakan, Anies meresmikan pembangunan apartemen program rumah DP Rp 0 pertama di Jakarta. Lokasi pembangunan berada di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (18/1).

Ada 2 apartemen yang dibangun di atas lahan seluas 1,4 hektare. Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mengatakan proyek ini menjadi percontohan untuk hunian DP Rp 0 lainnya. Untuk proyek yang pertama itu, Pemprov DKI Jakarta menggandeng BUMD PD Pembangunan Sarana Jaya.


"BUMD boleh sebagai agen development, tapi kami ingin libatkan swasta bukan hanya untuk program rumah tapi juga kebutuhan lainnya," kata Sandiaga, Rabu (20/12/2017).
(jbr/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed