Pemobil yang Menolak Ditilang dan Seret Polisi Positif Narkoba

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Rabu, 24 Jan 2018 15:35 WIB
Polisi rilis kasus pria penerobos busway yang akibatkan anggota polisi terluka (Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom)
Polisi rilis kasus pria penerobos busway yang akibatkan anggota polisi terluka (Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom)
Jakarta - Polisi menangkap Tessa Granitsa Satari (34), pemobil yang menolak ditilang dan melawan anggota Ditlantas Polda Metro Jaya, Bripda Dimas Prianggoro, di Matraman, Jakarta Timur. Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku positif menggunakan narkoba jenis sabu dan ekstasi.

"Kita tangkap di Hotel Crown, Jakarta Barat. Setelah diamankan kita bawa ke Mako Polres Metro Jaktim lalu kita tes urine, dan ternyata tersangka positif sabu dan ekstasi," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Tony Surya Putra, kepada wartawan di Mapolres Jakarta Timur, Jakarta, Rabu (24/1/2018).


Tony mengatakan tersangka ditangkap di Hotel Crown pada Senin (21/1) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat Tessa ditangkap, tak ditemukan barang bukti narkoba dari tangan tersangka.

Saat ini polisi masih melakukan pengembangan dan penyidikan terkait hasil tes urine Tessa.

"Saat ditangkap kita tidak menemukan narkoba. Kasus ini masih dikembangkan. Hasil tes urin postif sabu apakah dia pemakai atau lebih dari itu. Nanti kita masih dalami lagi," kata Tony.


Sementara itu, diketahui mobil berwarna putih Cadillac Escalade bernopol B 19 SNC yang dikendarai pelaku merupakan mobil pinjaman. "Jadi mobil tersebut bukan milik tersangka, melainkan pinjam oleh orang lain," imbuh Tony.

Sebelumnya, Bripda Dimas Prianggoro mendapatkan perlawanan saat menyetop Tessa di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (18/1). Tessa menolak ditilang dan tetap melaju hingga menyebabkan Bripda Dimas terseret mobil hingga mengalami luka ringan di bagian tangan dan harus dirawat rumah sakit.

Tessa disangkakan Pasal 351 KUHP atau Pasal 212 KUHP dan Pasal 213 KUHP tentang penganiayaan. (jbr/jbr)