"Itu kemarin sudah dicatat dan akan direvitalisasi. Itu prioritas utama karena warga menggunakannya dan Pemprov mestinya hadir memberikan solusi," ucap Sandi di Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (21/1/2018).
"Saya inginnya sebenarnya dipercepat karena kalau jembatan itu kondisinya kurang baik. Itu bisa membahayakan para pengguna," imbuh Sandi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Arifin, menyebut pembangunan jembatan itu masuk program Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jabodetabek. Solusi itu muncul setelah Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
Arifin juga menjelaskan jembatan itu sebelumnya pernah akan dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Namun hal itu tak kunjung juga terealisasi.
Sebelumnya, detikcom berkunjung ke jembatan gantung tersebut pada Mei 2017 dan pada Jumat (19/1/2018). Ada dua jembatan gantung yang terletak di Jalan Gardu RT 12 RW 02 dan RT 11 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Jembatan gantung itu beralaskan seng dan ditopang kayu. Pegangan jembatan itu sebatas sling, semacam tali baja yang disambungkan ke pohon. Beberapa tali pun terlihat rusak dan menjuntai tak teratur.
Seorang ibu bernama Bian (47) bersama anaknya yang baru saja pulang sekolah mengutarakan keinginannya agar jembatan tersebut segera diperbaiki. Menurut Bian, warga Depok memang biasa melewati jembatan tersebut karena anak-anak banyak yang sekolah di kawasan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
"Pengin diperbaikilah, pasti itu mah," ujar Bian. (dhn/imk)










































