DetikNews
Minggu 21 Januari 2018, 07:41 WIB

Kala KPU Kerja Hingga Malam Mendata Pemilih Pilkada Serentak

Mochamad Zhacky - detikNews
Kala KPU Kerja Hingga Malam Mendata Pemilih Pilkada Serentak Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) KPU Jabar mendata ulang calon pemilih dalam Pilkada Serentak 2018. (Foto: Dok. Istimewa)
Bogor - KPU tengah melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk mendata ulang calon pemilih di Pilkada Serentak 2018. Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) bahkan bekerja hingga malam hari.

Seperti yang terlihat di Kelurahan Nanggewer, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/1/2018). PPDP menjalankan coklit hingga pukul 21.00 WIB dengan melakukan door to door ke rumah-rumah warga.


Lurah Nanggewer, Dwi Asih Rachmawati ikut dalam proses coklit di wilayahnya. Dia mengatakan, proses coklit di lakukan hingga malam hari karena banyak warga di wilayahnya yang baru ada di rumah saat malam hari.

"Dalam melayani masyarakat kita harus mengetahui karakteristik masyarakat itu sendiri, kebetulan kompleks ini penduduknya adalah para pekerja yang datangnya malam hari dan waktunya hanya bisa malam hari, yah kami selaku pelayan masyarakat harus menyesuaikannya," ujar Asih saat mendampingi petugas KPU yang tengah melakukan coklit.


Dia pun berharap agar coklit yang digelar serentak sejak tanggal 20 Januari itu dapat berjalan lancar. Menurut Asri, proses coklit untuk pemuktakhiran data pemilih di wilayahnya ditargetkan selesai hingga tanggal 18 Februari mendatang.

"Semoga dengan Pencocokan dan Penilitian secara serentak seluruh Indonesia akan membuat semaraknya para pemilih untuk memilih pilihan hatinya masing-masing untuk memajukan daerahnya," tuturnya.


Seperti diketahui, KPU melakukan coklit untuk pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih. Dengan coklit ini, seluruh data pemilih akan diketahui setelah pencocokan oleh PPDP. Salah satunya pemilih yang berpindah tempat domisili.

KPU tidak ingin ada warga yang memiliki hak pilih terlewatkan masuk dalam daftar pemilih. KPU Jabar pun menargetkan Daftar Pemilih di wilayahnya sudah ditetapkan pada akhir April 2018.

"Nanti tanggal 20 Januari pencocokan dan penelitian oleh KPU kabupaten dan kota, lalu akan jadi DPS pada bulan April. Baru diumumkan ke masyarakat menunggu respon, takutnya ada revisi atau perbaikan," ujar Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, Senin (15/1).
(elz/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed