DetikNews
Jumat 19 Januari 2018, 13:54 WIB

Sudding Dipolisikan Kubu OSO, Hanura 'Ambhara': Dia Sekjen yang Sah!

Samsdhuha Wildansyah - detikNews
Sudding Dipolisikan Kubu OSO, Hanura Ambhara: Dia Sekjen yang Sah! Hanura kubu Ambhara usai Munaslub (Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom)
FOKUS BERITA: Hanura Islah
Jakarta - Sekjen Hanura kubu Daryatmo atau 'Ambhara' Sarifuddin Sudding dipolisikan lantaran dituduh menggelapkan jabatannya dengan mengadakan rapat tanpa seizin Hanura. Wasekjen Dadang Rusdiana memiliki pembelaan terhadap Sudding.

"Pak Sudding kan sekjen dan berdasarkan hasil munas sebelumnya dia sekjen dan munaslub yang sekarang juga," kata Dadang kepada wartawan di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (19/1/2018).


Sudding dipolisikan Hanura kubu Oesman Sapta Odang (OSO) atau kubu 'Manhattan' ke Polda Metro Jaya dengan nomor Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/338/I/2018/PMJI/Dit.Reskrimum. Dadang menilai, Sudding tak menyalahi aturan sama sekali ketika menggelar rapat seperti saat menggulingkan OSO dari kursi ketum di Hotel Ambhara.

"Dia sekjen dan dia punya kewenangan untuk mengamankan produk-produk organisasi termasuk di dalamnya badan hukum dan segala macam. Jadi dokumen-dokumen penting itu harus diamankan. Jadi wajar-wajar saja dan saya kira bukan pelanggaran hukum," ucap anggota Komisi X DPR ini.


Sudding dilaporkan atas dugaan pemalsuan dan penempatan keterangan palsu ke dalam akta otentik dan penggelapan dalam jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 263 KUHP dan Pasal 266 KUHP dan Pasal 374 KUHP. Pelapor Sudding atas nama Serfanus Serbaya Manek.

"Karena yang bersangkutan ini, menurut pelapor, sudah tidak lagi menjabat sebagai Sekjen DPP Partai Hanura sejak tanggal 14 Januari 2018," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (18/1).

Keputusan pemberhentian Sudding sebagai Sekjen DPP Partai Hanura itu tertuang dalam SKEP No: 356/DPP-Hanura/I/2018. Namun, pada 15 Januari 2018, Sudding diketahui masih menggunakan atribut dan fasilitas DPP Hanura dan malah memecat OSO dari kursi ketum Hanura.
(dkp/elz)
FOKUS BERITA: Hanura Islah
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed